Jumat, 15 Mei 2026

Sabet Penghargaan Transparansi Emisi, Adhi Karya (ADHI) Konsisten Terapkan Metode 5R

Penulis : Mashud Toarik
27 Jun 2023 | 14:50 WIB
BAGIKAN
Penganugerahan Transparansi Emisi Korporasi 2023 oleh Bumi Global Karbon dan Investor Daily, Selasa (27/6/2023)
Penganugerahan Transparansi Emisi Korporasi 2023 oleh Bumi Global Karbon dan Investor Daily, Selasa (27/6/2023)

JAKARTA, investor.id – Emiten konstruksi pelat merah, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) meraih penghargaan Transparansi Emisi Korporasi 2023 yang digelar oleh Bumi Global Karbon (BGK) Bersama Investor Daily secara daring, Selasa (27/6/2023).

Di ajang ini ADHI berhasil menyabet dua gelar penghargaan, yaitu Transparansi Perhitungan Emisi Korporasi Kategori “Silver” dan Transparansi Penurunan Emisi Korporasi Kategori “Green Elite.”

Penilaian transparansi emisi korporasi yang dilakukan BGK ini mengacu pada Laporan Keberlanjutan atau Sustainability Report 2021 yang diterbitkan ADHI di tahun 2022.

ADVERTISEMENT

Penghargaan untuk ADHI diterima oleh Manager TJSL PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Sri Mulyono. Dalam kesempatan tersebut Sri Mulyono menyampaikan komitmen Adhi Karya untuk memaksimalkan upaya-upaya pengurangan emisi karbon, efisiensi energi serta mengimplementasikan metode 5R, yaitu: Reduce, Reuse, Recycle, Replace, Replant.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkomitmen mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca demi mengurangi dampak pemanasan global. Kami juga komitmen untuk maksimal menyampaikan transparansi emisi Adhi,” papar Sri Mulyono.

Sementara selama periode 2021 – 2022, Adhi Karya tercatat menerapkan strategi penurunan emisi, dengan melakukan efisiensi penggunaan energi listrik/BBM untuk menekan emisi gas rumah kaca, menghemat penggunaan air, mengurangi limbah termasuk kategori bahan berbahaya dan beracun (B3) maupun non-B3, mengelola air limbah.

Strategi penting lain yang dilakukan adalah konsisten menetapkan komitmen terhadap lingkungan, diwujudkan dengan mengalokasikan biaya lingkungan sebesar Rp 1,59 miliar pada tahun 2022 untuk membiayai berbagai program untuk menjaga keanekaragaman hayati antara lain, penanaman pohon sebanyak 13.480 batang dan menangkarkan hewan/fauna tertentu.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 18 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia