Dharma Polimetal (DRMA) Incar Pertumbuhan Pendapatan 25%
JAKARTA, investor.id - PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) incar pertumbuhan pendapatan 25% pada 2023. Hal ini seiring dengan kembali bangkitnya permintaan otomotif di Indonesia.
Optimisme perseroan ini didasari laporan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada Mei 2023 penjualan mobil di Indonesia mencapai 82.097 unit atau tumbuh 39,4% MoM. Tidak ketinggalan, penjualan sepeda motor juga melaju pesat. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) melaporkan, penjualan sepeda motor di Indonesia pada bulan Mei 2023 mencapai 529.771 unit, atau tumbuh 49% MoM.
Presiden Direktur Dharma Polimetal (DRMA) Irianto Santoso mengatakan, dengan data tersebut permintaan komponen otomotif produksi bisa dipastikan meningkat seiring dengan permintaan otomotif. Jika melihat penjualan mobil dan sepeda motor pada bulan Mei yang meningkat signifikan, maka pihkanya berharap bahwa permintaan komponen otomotif juga bertumbuh dengan kecepatan yang setara.
“Oleh karenanya, kami melihat penjualan Perseroan pada Semester I-2023 ini akan tetap tumbuh sesuai harapan," jelas dia usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta, Selasa (27/6/2023).
Selain itu, lanjut dia, melihat masih banyaknya komponen otomotif yang saat ini masih diproduksi di luar negeri, menciptakan peluang yang luas bagi DRMA untuk memproduksi produk-produk tersebut secara lokal di dalam negeri, sehingga semakin meningkatkan protofolio bisnis perseroan. Sebagai contoh, baru-baru ini DRMA berhasil memproduksi member suspension untuk beberapa model mobil tertentu dengan kualitas dunia. Keberhasilan ini membuat Perseroan semakin memiliki daya saing yang tinggi.
Berkaca pada hasil perseroan pada kuartal I-2023, nampaknya target tersebut bukanlah hal yang mustahil. Dimana pada kuartal I tahun ini, penjualan DRMA tercatat sebesar Rp 1,4 triliun atau meningkat 57,4% dibandingkan periode yang sama tahun 2022. Pada periode tersebut, Perseroan mencatatkan laba bersih yang diatribusikan ke entitas induk sebesar Rp 216,1 miliar, atau tumbuh 86,4% YoY.
Melihat kinerja DRMA di kuartal I-2023 dilanjutkan dengan perkembangan penjualan otomotif nasional hingga bulan Mei 2023. “Perseroan optimistis target pertumbuhan penjualan tahun 2023 akan bisa tercapai. Tahun ini, Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan di kisaran 20%-25%,” ujar dia.
Capex 2023
Irianto menambahkan, tahun ini DRMA menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (Capex) sebesar Rp 100 miliar. Capex tersebut ditujukan untuk membangun dua pabrik baru dengan area pabrik baru yang akan dibangun lebih luas 3 kali lipat dari sebelumnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now




