Ini Tanggal Penentuan Rights Issue Trisula International (TRIS)
JAKARTA, investor.id – PT Trisula International Tbk (TRIS) akan melakukan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue untuk mengakuisisi PT Chitose Internasional Tbk (CINT). Untuk menentukan jadi tidaknya rights issue tersebut, TRIS berencana meminta persetujuan para pemegang saham dengan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Rencananya, RUPSLB akan digelar pada 13 Juli 2023. Jika terlaksana, maka TRIS akan memiliki dua anak perusahaan yang go public yaitu PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) dan CINT. Hal ini mengingat Trisula Group ingin mengkonsolidasikan anak-anak usaha di bawah payung PT Trisula International Tbk (TRIS) yang bergerak di bidang tekstil dan garmen.
Sebagai informasi, perseroan akan menerbitkan sebanyak 622,56 juta saham lewat rights issue. Aksi korporasi ini untuk penambahan modal saham (inbreng) senilai Rp 126 miliar dan tunai Rp 23,14 miliar.
“Langkah konsolidasi ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi usaha sekaligus mitigasi risiko bisnis perseroan. Melalui akuisisi ini, kita akan berpotensi meningkatkan pendapatan perseroan di masa yang akan datang dengan potensi peningkatan portofolio bisnis perseroan,” kata Direktur Utama Trisula International (TRIS) Widjaya Djohan dalam keterangan tertulis, Selasa (27/6/2023).
Sebagai bagian dari Trisula Group, CINT adalah anak perusahaan yang bergerak di bidang furniture, yang telah berdiri sejak tahun 1979. Telah menjadi perusahaan terbuka dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2014, Perusahaan pemilik merek Chitose ini memfokuskan usaha pada produksi kursi, baik itu kursi yang digunakan di perkantoran, hotel, bandara, sekolah, ataupun rumah pribadi.
Dengan memasukkan CINT ke dalam grup, TRIS akan mempunyai lebih banyak bidang usaha, produk, aset, serta investasi, sehingga dapat memanfaatkan peluang cross-selling dan menawarkan solusi komprehensif kepada pelanggan sebagai suatu bentuk sinergi. Selain itu juga diharapkan TRIS dapat menangkap sinergi, meningkatkan keahlian dan menjajaki peluang pertumbuhan baru.
Di sisi lain, aksi korporasi ini akan memperluas jaringan distribusi CINT sehingga akan mendorong peningkatan permintaan dari perkantoran baik pemerintah maupun swasta, institusi pendidikan, dan bidang kesehatan. Langkah ini juga akan membuka peluang produk CINT untuk memperluas pasar ke pasar global.
Dengan demikian, masuknya CINT ke dalam grup TRIS akan mengurangi tingkat ketergantungan perseroan terhadap hanya satu bidang usaha ataupun satu pasar saja, apakah itu pasar domestik atau ekspor. Oleh karena itu, perseroan berharap bahwa langkah yang akan diambil ini dapat meminimalisasi risiko bisnis di masa yang akan datang.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now




