Jumat, 15 Mei 2026

Pilarmas: IHSG Melemah Terbatas, SCMA Hingga SLIS Justru Calon Cuan

Penulis : Indah Handayani
5 Jul 2023 | 07:50 WIB
BAGIKAN
Karyawan melintas di depan monitor saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)
Karyawan melintas di depan monitor saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)

JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi IHSG melemah terbatas pada perdagangan Rabu (5/7/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada support dan resistance 6.673-6.709. Serta, merekomendasikan SCMA hingga SLIS justru calon cuan.  

Pada perdagangan Selasa (4/7/2023), IHSG ditutup melemah sebesar 14 poin (0,22%) ke level 6.681. Sektor properti & real estate, technologi, barang baku bergerak negatif dan menopang penurunan IHSG.

Pilarmas menjelaskan, ditengah situasi dan kondisi pengetatan kebijakan moneter kembali di berbagai negara, Bank Sentral Australia tidak ingin gegabah dalam melakukan pengetatan kebijakan moneternya. Pada akhirnya, pada pertemuan di bulan Juli kemarin, Bank Sentral Australia tetap mempertahankan level tingkat suku bunganya di kisaran 4.1%.

ADVERTISEMENT

Hal ini, lanjut Pilarmas, karena Dewan ingin menilai dampak dari siklus pengetatan kebijakan moneter yang sudah terjadi lebih dari 1 tahun terhadap perekonomian. Saat ini pelaku pasar dan investor, masih terlihat kurang puas dengan pernyataan dari Bank Sentral Australia, dan kabar berikutnya, Gubenur Bank Sentral Australia Phillip Lowe akan mencoba untuk menyampaikan prospek ekonomi pekan depan dalam pidatonya di Brisbane.

“Saat ini pelaku pasar akan menanti pertemuan OPEC+ pada hari Rabu, ditambah dengan risalah kebijakan dari FOMC pada bulan Juni kemarin. Yang tak kalah seru adalah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde juga akan membahas sesuatu di Prancis pada Jumat mendatang,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Rabu (5/7/2023).

Pilarmas menambahkan, Gross National Income (GNI) per kapita Indonesia, berdasarkan rilis Bank Dunia menunjukan naik sebesar 9,8% menjadi US$ 4.580 di 2022, dibandingkan pada 2021 yang hanya US$ 4.170. Pencapaian ini tentunya membuat Indonesia kembali berada di kelompok negara berpendapatan menengah atas atau Upper Middle-Income Country (UMIC).

“Ini sesuatu yang perlu diapresiasi mengingat di tengah ketidakpastian global dan juga ancaman Covid-19 di tahun lalu, Indonesia berhasil mencatatkan kenaikan GNI,” tambah Pilarmas.

Pilarmas merekomendasikan SCMA hingga SLIS justru calon cuan.  Berikut trading plan-nya:

SCMA

Last price: 171

Support: 163

Resistance: 192

Target: 186

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 49 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia