Wijaya Karya (WIKA) Raih Kontrak Rehabilitasi JCC Senayan Rp 115 Miliar
JAKARTA, investor.id - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) meraih kontrak senilai Rp 115,9 miliar untuk merehabilitasi Jakarta Convention Center (JCC) di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Selatan. Perseroan ditunjuk Kementerian PUPR untuk mengerjakan proyek tersebut.
Atas kepercayaan itu, WIKA menargetkan proyek rehabilitasi JCC ini tuntas Agustus 2023 dengan memakan waktu pekerjaan selama 105 hari.
Direktur Utama Wijaya Karya (WIKA) Agung Budi Waskito menjelaskan, proyek rehabilitasi JCC ini merupakan bentuk dukungan perseroan untuk menyediakan sarana dan prasarana berkualitas melalui program Kementerian PUPR. Tujuannya, untuk menyukseskan KTT ASEAN Plus 2023 pada September mendatang.
Pada proyek ini, lanjut Agung, WIKA akan merenovasi gedung, memperbaiki lanskap, dan area parkir bagi para tamu yang hadir seperti pemimpin negara-negara Asean dan negara mitra wicara Asean
“Rehabilitasi akan menampilkan wajah baru JCC melalui desain yang lebih fresh dengan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia dalam kancah internasional,” terang Agung dalam keterangan resmi, Kamis (6/7/2023).
Agung menyebut, kepercayaan Kementerian PUPR kepada WIKA merupakan buah dari keberhasilan perseroan dalam menuntaskan berbagai proyek secara cepat dengan tetap menjaga kualitas.
Baca juga: Tren Meningkat, Begini Kinerja Produksi Perusahaan Pembentuk PalmCo
Sejalan dengan perolehan kontrak di JCC senayan sebesar Rp 115,9 miliar, Agung mengatakan, hal ini turut menambah perolehan kontrak baru WIKA sampai Mei 2023, dibandingkan kontrak baru perseroan pada bulan sebelumnya sebesar Rp 10,48 Triliun.
Menurut Agung, kontribusi terbesar pada pos penjualan datang dari segmen EPCC dilanjutkan kontribusi dari industri, infrastruktur dan bangunan gedung, serta realti properti.
"Sementara dari sisi kepemilikan, mayoritas proyek WIKA bersumber dari BUMN dan pihak swasta di mana kontribusi terbesar berasal dari segmen industri penunjang konstruksi, serta pemerintah dengan skema pembayaran monthly progress," tutup Agung.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.Tag Terpopuler
Terpopuler





