IHSG Menggeliat di Semester II, Delapan Saham Ini Siap Gas Pol
JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) memang terpangkas 2,8% ke level 6.662 semester I-2023, dihantam buruknya sentimen eksternal. Akan tetapi, dari proyeksi sejumlah broker, IHSG bisa menggeliat di semester II-2023, seiring berkurangnya tekanan eksternal dan kuatnya ekonomi domestik.
Sebab itu, Ciptadana Sekuritas mempertahankan pandangan positif pasar saham Indonesia pada paruh kedua 2023. Ekonomi nasional diyakini masih bertumbuh dan bakal lebih kuat. Buktinya, pada kuartal I-2023, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,03% atau di atas prediksi pelaku pasar, didorong konsumsi domestik dan ekspor yang solid.
Dengan demikian, IHSG berpotensi menguat pada semester II tahun ini dan menyentuh level 7.500. Apalagi, setelah koreksi dalam pada semester I, IHSG diperdagangkan dengan PER hanya 11,9 kali, di bawah rata-rata historis.
“Kami percaya semua sentimen negatif sudah terefleksi di harga saham sekarang. Bahkan, ketika IHSG tertekan, konsensus masih menaikkan proyeksi EPS 2023 dan 2024 sebesar 10% dan 17% sejak Januari menjadi Rp 547 dan Rp 590,” tulis Ciptadana, dikutip pada Jumat (7/7/2023).
Broker efek ini menilai, sentimen pemilu juga bakal positif ke pasar saham. Ini berdasarkan kejadian pada pemilu 2004 hingga 2014, di mana indeks rata-rata naik 20%. Itu sebabnya, Ciptadana percaya target indeks 7.500 pada akhir tahun dapat tercapai.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






