Jumat, 15 Mei 2026

Ini Penyebab IHSG dan Bursa Saham Asia Kompak Menguat

Penulis : Indah Handayani
10 Jul 2023 | 13:10 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melintas di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)
Pengunjung melintas di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)

JAKARTA, investor.id – IHSG bergeliat di zona hijau pada sesi I, Senin (10/7/2023). IHSG ditutup menguat 28,08 poin (0,42%) ke level 6.744,54. Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, IHSG hari ini dan bursa saham Asia kompak menguat. Apa penyebabnya?

Pilarmas menjelaskan, IHSG hari dan bursa saham Asia menguat yang dipengaruhi pertemuan Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen dengan Tiongkok. Yellen menyampaikan nada yang sangat positf menghidupkan kembali keharmonisan antara AS dengan Tiongkok.

“Sementara pasar berspekulasi atas harapan berkembang tanda-tanda pemerintah Tiongkok segera melakukan langkah-langkah stimulus untuk menopang pemulihan ekonomi dalam negerinya,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Senin (10/7/2023).

ADVERTISEMENT

Hal ini, lanjut Pilarmas, didasarkan Harga produsen Tiongkok turun 5,4% yoy pada Juni 2023, lebih curam dari penurunan 4,6% pada bulan sebelumnya dan lebih buruk dari perkiraan pasar sebesar 5,0%.

Sementara dari dalam negeri, Pilarmas menambahkan, Bank Indonesia dalam surveinya menyampaikan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juni 2023 di 127,1 lebih rendah dari sebelumnya 128,3. Namun demikian IKK masih di zona optimis yang mencerminkan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi dalam negeri tetap terjaga.

Pilarmas merekomendasikan SMGR untuk perdagangan sesi II. “Kami merekomendasikan buy dengan support dan resistance di level 6.325-6.625. Sedangkan 19,52 kali dan PBV 0,90 kali,” tutup Pilarmas.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 26 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 30 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia