Dua Anak Usaha Grup Pertamina Mau IPO
JAKARTA, investor.id - Dua entitas usaha Grup Pertamina yakni PT Pertamina Bina Medika (Indonesia Healthcare Corporation/IHC) dan PT Pertamina International Shipping (PIS) berencana menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.
Direktur Utama Pertamina Bina Medika (Pertamedika) Mira Dyah Wahyuni menyampaikan, sebagai holding Rumah Sakit (RS) BUMN, Pertamedika akan melaksanakan IPO dan berharap aksi penggalangan dana publik ini berjalan sukses.
Mira menyebut, IPO Pertamedika bertujuan untuk mendukung ekspansi perusahaan dalam mengembangkan sejumlah RS existing seperti RS Pelni (Merial Tower), RS Pertamina RSPP, Balongan, Cirebon, dan RSPJ. Termasuk merenovasi RS Rantau, RS Brandan, dan RS Tanjung.
“Lalu, ke depan kita juga akan membangun RS internasional di Bali sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kemudian membangun RS khusus kanker Universitas Padjajaran, RS Ttpe c di Balikpapan karena RS yang saat ini sudah bisa kita kembangkan menjadi tipe B. juga kita akan membuat RS Kenten, di Sumatera Selatan,” papar Mira dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Rabu (12/7/2023).
Tidak berhenti di situ, ekspansi Pertamedika juga berlanjut dengan berencana mengakuisisi RS Semen Padang, RS Antam Medika di Jakarta, RS Garam di Madura, RS Semen Gresik, dan RS PTPN 3 Pamela di Medan, Sumatera Utara.
“Sementara, untuk kemitraan strategis, kami bermitra dengan pemain layanan kesehatan global, salah satunya Mayo Clinic,” imbuh Mira.
Dijelaskan Mira, kolaborasi Pertamedika bersama Mayo Clinic tersebut meliputi tingkat persiapan seperti tata kelola masyarakat, quality, safety, strategi keperawatan, dukungan medical service planning, pengembangan SDM melalui edukasi, sampai pedoman medis yang akan diterapkan.
“Untuk tingkat operasionalnya, kami akan menjadi Mayo Clinic Care Network pertama di Asia Tenggara. Lalu mengembangkan center of excellence onkologi dan kardiologi pada tahun pertama,” tutur Mira.
PIS
Selain Pertamedika, PT Pertamina International Shipping (PIS) juga bersiap menggelar IPO untuk mendukung upaya perusahaan bertransformasi menjadi pemain global di sektor shipping dan marine logistic.
Menurut Direktur Utama PIS Yoki Firnandi, PIS selama ini baru berkembang di Indonesia, kawasan Asia Pasifik, dan Middle East. Selanjutnya, perusahaan ingin ekspansif dengan merambah pasar Eropa.
“Strateginya, masih kami matangkan bagaimana yang tepat dan timing-nya,” ucap Yoki.
Demikian pula dengan strategi IPO. Yoki menyatakan, PIS masih terus mematangkan persiapan menuju IPO agar pada saatnya dieksekusi, perusahaan dapat bertumbuh dengan perencanaan bisnis yang matang dan proses internal yang baik.
“Jadi, kita sedang bertransformasi. Transformasinya tidak lain bagaimana bisnis-bisnis tumbuh dan sehat. Berikutnya, bagaimana investor melihat prospek bisnis PIS ke depan. Ini yang sedang kita matangkan supaya investor pada saat PIS go public, mereka punya kejelasan terkait lini bisnis, area operasi dan prospeknya,” terangnya.
Yoki pun memproyeksikan, PIS akan bersiap IPO dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Dengan harapan, ke depan anak usaha PT Pertamina (Persero) ini dapat menjadi leading company di Asia Tenggara terutama di segmen shipping dan marine logistic.
“Jadi, cita-cita kita panjang dan banyak. Kita juga sudah mulai melihat bisnis-bisnis lain yang masih related dengan bisnis shipping kita seperti container, terminal, dan lain-lain,” tutup Yoki.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi
Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas AntamDPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Tag Terpopuler
Terpopuler





