IHSG Masuk Era Bullish, Dua Saham Ini Bakal Tambah Panas
JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) telah memasuki fase bullish sejak berhasil rebound dari batas bawah 6.560 pada 26 Juni 2023. Sejalan dengan itu, indeks diprediksi melanjutkan kenaikan hingga ke level 6.960, sebelum menyentuh 7.000, dibandingkan penutupan kemarin di level 6.869.
Katalis penguatan indeks ke depan adalah turunnya laju inflasi di Amerika Serikat (AS). Juni 2023, consumer price index (CPI) AS mencapai 3%, lebih rendah dari Mei sebesar 4,1%. Ini membuka peluang The Fed hanya akan menaikkan suku bunga acuan, The Federal Funds Rate (FFR), satu kali hingga akhir 2023 dari posisi saat ini 5-5,25%.
Dari dalam negeri, inflasi sudah dua kali berada di sasaran Bank Indonesia, 2-4%. Juni dan Mei 2023, inflasi masing-masing mencapai 3,52% dan 4%.
Kemarin, IHSG naik 59,36 poin atau 0,87%, dengan nilai transaksi nyaris Rp 8 triliun. Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti teknologi 2,79%, energi 1,57%, properti 1,48%, dan infrastruktur 0,87%.
Investor asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 622,12 miliar. Net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 283,12 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 184,04 miliar, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 50,69 miliar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 33,78 miliar, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 30,07 miliar.
“Semestinya, IHSG akan menguji parallel channel resistance di kisaran 6.960, sedangkan last higher high tahun ini berada di level 6.972,” ujar Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta kepada Investor Daily, Jumat (14/7/2023).
Menurut Nafan, salah satu katalis positif penguatan IHSG adalah inflasi AS yang dalam tren menurun. Bahkan, inflasi AS sudah mendekati target The Fed di kisaran 2%. “Jadi wajar pelaku pasar global meningkatkan risk appetite, sehingga ramai-ramai akumulasi di pasar saham,” tutur dia.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






