Jumat, 15 Mei 2026

Industri Otomotif Bergerak Kencang, Saham Dharma Group (DRMA) Bisa Terbang

Penulis : Jauhari Mahardhika
18 Jul 2023 | 22:01 WIB
BAGIKAN
PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA)
Sumber: Istimewa
PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Sumber: Istimewa

Di lain pihak, penjualan brand Cherry, yang baru saja merilis tipe mobil terbaru pada tahun ini, mencatatkan penjualan yang stabil 500 unit lebih pada Juni. Alhasil, mendongkrak brand tersebut ke posisi 12 dalam penjualan mobil nasional (Januari-Mei 2023 di posisi 13), dengan 74% penjualannya berasal dari model Omoda5.

Sementara itu, mengenai kendaraan listrik, penjualan kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) secara nasional pada semester I-2023 mencapai 5.862 unit, meningkat drastis dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 495 unit. Namun, penjualan BEV tersebut masih tergolong belum signifikan, karena hanya mencapai 1,2% dari penjualan mobil nasional.

Tahun ini, Pebe dan Ashalia memproyeksikan penjualan mobil listrik masih akan berada di level kurang dari 5%. Adapun market leader mobil listrik ditempati oleh Hyundai Ioniq5 (60,4% penjualan mobil listrik). Penjualan mobil tersebut naik signifikan pada semester I-2023, bahkan melampaui +93,7% penjualan 2022 (semester I-2023 sebanyak 3.543 unit, setahun penuh 2022 sebanyak 1.829 unit). Adapun posisi kedua kembali ditempati Wuling Air EV (28,2% dari penjualan mobil listrik).

ADVERTISEMENT

Tak hanya BEV, penjualan mobil hibrid pada semester I-2023 di dalam negeri juga bertumbuh signifikan, yaitu mencapai 17.410 unit (tahun 2022 sebanyak 1.233 unit). Salah satunya didorong oleh beberapa model yang baru dirilis pada tahun ini, seperti Toyota New Yaris Cross dan Suzuki XL7 Hybrid.

Adapun penjualan mobil hibrid tertinggi berasal dari Innova Zenix (53,2% dari penjualan mobil hibrid) dan Suzuki Ertiga (20,7%).

Di sisi lain, Pebe dan Ashalia melihat subsidi untuk motor listrik yang diberikan pemerintah sebesar Rp 7 juta belum berjalan seperti yang diperkirakan dan hanya menjangkau 1.091 calon pembeli. Pada Mei 2023 sebanyak 611 unit, jauh lebih rendah dari target pemerintah yang mencapai 200 ribu unit pada tahun ini.

Dengan berbagai faktor tersebut, Samuel Sekuritas mempertahankan saham PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) atau Dharma Group sebagai pilihan teratas (top pick) dengan target harga Rp 1.600. Dengan mengacu pada harga penutupan perdagangan Selasa (18/7/2023), maka potensi cuan saham DRMA mencapai 12,2%.

Beberapa katalis positif yang akan mendorong kinerja DRMA tahun ini, antara lain berjalannya pabrik mobil baru untuk memproduksi komponen suspension member bagi Toyota, mulai terkonsolidasinya hasil akuisisi PT Trimitra Chitrahasta (target pendapatan 2023 mencapai Rp 700 miliar, sekitar 18% dari pendapatan DRMA 2022, dan mulai masuknya perseroan ke industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) melalui komponen dan charging station.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 41 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 45 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia