Perusahaan Bani Maulana (SMDR) Ini Diperingkat Pefindo, Begini Hasilnya
JAKARTA, Investor.id – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat A+ atas rencana penerbitan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I oleh PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) dengan nilai maksimum Rp 2 triliun. Sedangkan penerbitan tahan pertama ditargetkan mencapai Rp 550 miliar dengan target penggunaan dana untuk belanja modal dan refinancing.
Dalam keterangan dari Pefindo tersebut menyebutkan bahwa rating tersebut menunjukan bahwa perusahaan yang dipimpin oleh Bani Maulana Mulia ini memiliki prospek bisnis yang stabil. Peringkat itu juga mencerminkan posisi pasar SMDR yang kuat di industri pelayaran, kegiatan pelayaran hilir yang terintegrasi, dan perlindungan arus kas yang kuat.
Namun demikian, Pefindo menyebutkan, peringkat ini dibatasi oleh struktur permodalan SMDR yang moderat dan paparan terhadap kondisi makroekonomi. “Kami dapat menaikkan peringkat jika SMDR berhasil mengembangkan bisnis pelayaran non-kontainer sehingga menghasilkan pendapatan yang tidak terlalu bergejolak, dengan tetap mempertahankan profil keuangan yang konservatif,” jelas Pefindo dalam keterangan tertulis, Kamis (20/7/23).
Lembaga pemeringkat tersebut juga menyebutkan bahwa pemeringkatan SMDR dapat berubah atau diturunkan, apabila SMDR tak mampu menjaga pendapatan yang diakibatkan oleh menurunnya volume pengiriman yang signifikan, tarif pengangkutan, atau harga bahan bakar bunker yang lebih tinggi dari yang diperkirakan, sehingga melemahkan profil keuangannya. Lebih lanjut, peringkat juga dapat berubah apabila SMDR secara agresif melakukan ekspansi dengan menggunakan utang secara substansial melebihi proyeksi tanpa diimbangi dengan prospek pendapatan yang lebih kuat.
Sebelumnya, Samudera Indonesia akan membagikan dividen final untuk tahun buku 2022 senilai total Rp 491,26 miliar atau Rp 30 per saham dengan jadwal pembayaran pada 31 Juli. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 10 Juli kemarin. Sedangkan update terbarunya adalah ex dividen pasar reguler dan negosiasi di Selasa, 11 Juli ini.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler





