Bioskop Cinema XXI (CNMA) Mantap IPO, Harganya Dipatok di Batas Bawah
Pemegang saham Nusantara Sejahtera Raya atau Cinema XXI sebelum IPO, yakni PT Harkatjaya Bumipersada (HJB) 79,99%, PT Adi Pratama Nusantara (APN) 20%, dan Salween Investment Private Limited (SIP) 0,01%.
Sementara itu, HJB dan APN telah menandatangani call option agreement tanggal 5 Desember 2016 dengan SIP. Berdasarkan call option agreement, HJB memberikan hak opsi kepada SIP untuk membeli sebanyak 15 miliar saham Cinema XXI (CNMA) yang dimilikinya, yang merupakan saham lama milik HJB.
APN juga memberikan hak opsi kepada SIP untuk membeli sebanyak 3,75 miliar saham Cinema XXI yang dimilikinya, yang merupakan saham lama milik APN tersebut. Pelaksanaan call option akan dilakukan pada tanggal pencatatan pada harga penawaran. Pelaksanaan call option tidak akan mengakibatkan perubahan pengendalian di perseroan.
Seluruh dana hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi, sekitar 65% akan digunakan oleh perseroan untuk pendanaan pengembangan dan ekspansi jejaring bioskop Cinema XXI di Indonesia. Sekitar 20% akan digunakan untuk pembayaran lebih awal sebagian pokok utang kepada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Sekitar 15% bakal dipakai untuk modal kerja.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





