Jumat, 15 Mei 2026

Laba Emiten Komponen Otomotif Milik TP Rachmat (DRMA) Ngegas, Ini Pendorongnya

Penulis : Ghafur Fadillah
26 Jul 2023 | 18:54 WIB
BAGIKAN
Aktivitas usaha PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA). (Foto: DRMA)
Aktivitas usaha PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA). (Foto: DRMA)

JAKARTA, investor.id – Perusahaan manufaktur komponen otomotif milik TP Rachmat, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) membukukan laba bersih tahun berjalan Rp 352,31 miliar pada semester I-2023 atau melonjak 144% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp 144,59 miliar.

Presiden Direktur Dharma Polimetal Irianto Santoso mengatakan, lonjakan laba bersih sejalan dengan industri otomotif di Tanah Air yang terus bertumbuh. Adapun penjualan perseroan meningkat 72% menjadi Rp 2,74 triliun dari Rp 1,59 triliun.

Menurut dia, penjualan perseroan didominasi oleh segmen komponen kendaraan roda dua sebesar 54%, sedangkan segmen roda empat berkontribusi 30%. “Situasi saat ini menunjukkan pertumbuhan yang pesat pada pasar roda empat. Di segmen itu, DRMA bertumbuh 78% (yoy) pada semester I-2023,” kata dia dalam keterangannya, Rabu (26/7/2023).

ADVERTISEMENT

Dia menegaskan, selain kondisi pasar yang mendukung, ekosistem kendaraan listrik yang makin berkembang, serta inovasi DRMA yang tidak berhenti untuk melokalisasikan komponen otomotif yang belum diproduksi di Indonesia, berpotensi mendorong segmen komponen roda empat menjadi growth driver ke depannya.

“Kami melihat adanya potensi besar pertumbuhan pasar kendaraan roda empat, yang tentu saja akan berpengaruh langsung terhadap peningkatan permintaan komponen otomotif yang diproduksi DRMA. Kinerja positif diharapkan terus berkesinambungan, seiring dengan semakin berkembangnya pasar industri otomotif di Indonesia," tutur Irianto.

Pada semester I-2023, DRMA mencatatkan laba kotor Rp 485,52 miliar atau dua kali lipat lebih dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 216,36 miliar. Total aset DRMA per 30 Juni 2023 senilai Rp 3,39 triliun, meningkat dari Rp 2,68 triliun pada 31 Desember 2022.

Soal bisnis, Irianto mengatakan bahwa Dharma Group telah mendapatkan kepercayaan dari salah satu merek besar di industri mobil di Indonesia untuk mengembangkan komponen paket baterai yang penting untuk kendaraan listrik (electric vehicle/EV). DRMA akan memasang electro dipping line baru pada akhir tahun ini, yang sangat penting untuk produksi casing kemasan baterai.

“Sebagai perusahaan manufaktur, Dharma Polimetal atau DRMA bertujuan untuk memproduksi komponen secara lokal, mengurangi ketergantungan pada impor, dan berkontribusi pada kemajuan industri EV dalam negeri,” pungkasnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 48 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 58 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia