Pendapatan Melesat, Laba Bumi Minerals (BRMS) Ikut Terbang, Agus Projo Ungkap Fakta!
JAKARTA, investor.id - PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)/Bumi Minerals mengumumkan kinerja keuangannya untuk periode semester I-2023 yang disampaikan pada Rabu (26/7/2023).
Bumi Minerals mencetak pendapatan US$ 15,83 juta di paruh pertama tahun ini, terbang 186% dari periode yang sama tahun lalu di posisi US$ 5,53 juta.
Adapun pendapatan dari penjualan emas mencapai US$ 14,83 juta, melonjak 203%. Di mana, perseroan berhasil membukukan produksi emas 236 kg di semester pertama tahun ini, melesat 200% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 sebesar 82 kg.
Anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ini mencatatkan laba sebelum pajak penghasilan US$ 5,23 juta pada paruh pertama tahun ini, terbang 124% secara year on year (yoy) dari US$ 2,33 juta.
Bumi Minerals dengan kode saham BRMS ini pun sukses mencetak laba bersih US$ 5,63 juta, melesat 44% dari US$ 3,91 juta pada semester I-2022.
Total aset per 30 Juni 2023 perseroan sebesar US$ 1,09 miliar, liabilitas US$ 134,78 juta, dan ekuitas US$ 960,74 juta. Kas dan setara kas US$ 6,94 juta.
Agus Projo
Direktur Utama Bumi Minerals (BRMS) Agus Projosasmito menyampaikan, pabrik kedua BRMS di Palu secara berkala terus meningkatkan kapasitas produksinya.
“Kami berharap pabrik tersebut dapat mencapai kapasitas penuh sampai dengan 4.000 ton bijih per hari di awal September 2023,” papar Agus Projo dalam keterangan resmi, Rabu (26/7/2023).
Anak usaha BRMS, yaitu PT Citra Palu Minerals (CPM) baru saja menyelesaikan konstruksi pabrik emas keduanya di Palu yang berkapasitas 4.000 ton bijih per hari di bulan November 2022 lalu. Selain itu, CPM juga mengoperasikan pabrik emas yang berkapasitas lebih kecil yaitu 500 ton bijih per hari di Palu.
Pada semester pertama tahun 2023, kedua pabrik emas tersebut beroperasi dengan kapasitas rata-rata sebesar 1.000 ton bijih per hari. Namun demikian, sejak 1 Juli 2023 lalu, kedua pabrik tersebut telah meningkatkan operasinya menjadi sekitar 2.400 ton bijih per hari.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






