Performa Semester I Melesat, Sarana Mitra (SMIL) Optimistis Laba Rp 100 Miliar di 2023
JAKARTA, Investor.id – PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) mencetak lonjakan laba bersih sebanyak 56,85% menjadi Rp 40,03 miliar pada semester I-2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 25,52 miliar.
Pertumbuhan laba tersebut didukung peningkatan pendapatan usaha perseroan dari Rp 131,41 miliar pada semester I-2022 menjadi Rp 173,69 miliar pada semester I-2023 atau bertumbuh 32,28%. Kenaikan juga ditopang pengendalian biaya dengan dengan pertumbuhan beban usaha dari Rp 12,83 miliar menjadi Rp 19,18 miliar.
Laporan kinerja keuangan yang dipulikasikan, Senin (31/7/2023) menyebutkan bahwa laba kotor perseroan juga meningkat dari Rp 46,19 miliar pada semester I-2022 menjadi Rp 72,68 miliar pada semester I-2023. Sedangkan laba usaha bertumbuh dari Rp 33,36 miliar menjadi Rp 53,33 miliar.
Perseroan juga mengungkapkan bahwa total kas bersih perseroan akhir periode masih besar senilai Rp 71,83 miliar hingga akhir Juni 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 48,07 miliar. Adapun jumlah liabilitas naik dari Rp 179,55 miliar menjadi Rp 182,40 miliar.
“Dengan lompatan laba bersih sepanjang semester I-2023, perseroan optimistis mencetak laba bersih sepanjang tahun 2023 senilai Rp 100 miliar,” ujar Direktur SMIL Winston Suhermin di Jakarta, Senin (31/7/2023).
Sarana Mitra sebelumnya menjadi perusahaan rental forklift pertama yang mengadopsi teknologi baterai lithium di Indonesia. Hal ini setelah perseroan ditunjuk menjadi agen tunggal pemegang merek (ATPM) penjualan baterai lithium di Indonesia.
Baca Juga:
Layanan Cloud Zettagrid Dinilai KompetenSuhermin mengatakan, SMIL telah bekerja sama dengan pabrik baterai lithium dan menjadi perusahaan rental forklift pertama yang mengadopsi teknologi baterai lithium secara fleet di Indonesia. Keseriusan perseroan menggunakan baterai lithium didukung sejumlah keunggulan teknologi ini, yaitu fast charging, maintenance-fee, dan ramah lingkungan.
"Adopsi teknologi baterai lithium forklift akan meningkatkan added value kepada pelanggan yang pada akhirnya dapat meningkatkan penjualan dan profitabilitas perusahaan," ujar Winston di Jakarta, Snein (19/6/2023).
SMIL merupakan perusahaan yang bergerak di penyewaan forklift dan peralatan material handling yang didirikan pada 2006. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, SMIL telah menjadi perusahaan rental forklift multibrand nomor 1 di Indonesia.
Perseroan mengoperasikan beragam forklift merek Toyota, Caterpillar, dan TCM. Perseroan tercatat seabgai perusahaan rental forklift terkemuka di Indonesia dengan memiliki lebih dari 3.000 unit material handling equipment dari 1,5-30 ton dengan berbagai produk rental forklift.
SMIL telah memiliki sekitar 300 klien hingga Oktober 2022 yang berasal dari beberapa segmen industri, seperti pelanggan industri kertas, otomotif, elektronik, consumer goods, packaging, logistik, serta perusahaan industri dan manufaktur lainnya.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

