Jumat, 15 Mei 2026

Investor Asing Net Sell, GOTO Sumbang Rp 1,44 Triliun

Penulis : Parluhutan Situmorang
31 Jul 2023 | 17:33 WIB
BAGIKAN
Seorang investor melihat layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)
Seorang investor melihat layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, Investor.id – Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham di seluruh pasar senilai Rp 1,47 triliun, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (31/7/2023), ditutup melesat 31,13 poin (0,45%) menjadi 6.931.36.

Tingginya net sell tersebut dipicu atas adanya transaksi tutup sendiri (crossing) saham GOTO dari pemodal asing ke domestik melalui pasar negosiasi sebanyak Rp 1,44 triliun.

Sisanya net sell disumbangkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 207,61 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 150,85 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 110,45 miliar, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 51,61 miliar.

ADVERTISEMENT

Sedangkan kelima saham berikut berhasil torehkan pembelian bersih (net buy) saham oleh investor asing, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 239,57 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 140,91 miliar, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 85,18 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 84 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 38,54 miliar.

Penguatan indeks didukung kenaikan saham sektor material dasar 1,63%, sektor industri 1,83%, dan sektor konsumer primer 0,81%. Sebaliknya saham sektor energi turun 1,19%, sektor tranportasi 0,89%, dan sektor teknologi 0,20%.

Di tengah penguatan IHSG, kelima saham ini torehkan cuan paling besar, yaitu saham PT Tera Data Indonusa Tbk (AXIO) naik Rp 43 (33,33%) menjadi Rp 172, PT Mitra Pack Tbk (PTMP) naik Rp 30 (24,79%) menjadi Rp 151, PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) melesar Rp 110 (24,44%) menjadi Rp 560, PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) naik Rp 46 (20,18%) menjadi Rp 274, dan PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) naik Rp 26 (15,38%) menjadi Rp 195.

Sebaliknya pelemahan dalam melanda kelima saham ini, yaitu saham PT Distrubusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA), PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII), PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI), PT Dyandra Meida International Tbk (DYAN),  dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 20 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 22 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia