Jumat, 15 Mei 2026

Harga CPO Rebound, Dipicu Aksi Ini

Penulis : Indah Handayani
3 Aug 2023 | 05:25 WIB
BAGIKAN
Kelapa sawit - CPO
Kelapa sawit - CPO

JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives rebound pada perdagangan Rabu (2/8/2023). Mengakhiri penurunan harga CPO selama enam hari beruntun. Dipicu aksi bargain hunting pelaku pasar.

Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives pada penutupan Rabu (2/8/2023), kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Agustus 2023 naik 42 Ringgit Malaysia per ton menjadi 3.816 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO pengiriman September 2023 terkerek 42 Ringgit Malaysia menjadi 3.876 Ringgit Malaysia per ton.

Sementara itu, kontrak berjangka CPO pengiriman Oktober 2023 meningkat 43 Ringgit Malaysia menjadi 3.915 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO pengiriman November 2023 bertambah 45 Ringgit Malaysia menjadi 3.930 Ringgit Malaysia per ton.

ADVERTISEMENT

Sedangkan kontrak berjangka pengiriman CPO Desember menguat 45 Ringgit Malaysia menjadi 3.947 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO pengiriman Januari 2024 naik 43 Ringgit Malaysia menjadi 3.965 Ringgit Malaysia per ton.

Dikutip dari Bernama, harga CPO menghentikan penurunan beruntun enam hari untuk mengakhiri sedikit lebih tinggi hari ini karena bargain hunting atau perburuan barang murah muncul setelah aksi jual baru-baru ini.

Trader minyak sawit David Ng mengatakan, pasar juga mengikuti kenaikan minyak kedelai berjangka di Chicago Board of Trade (CBoT). Ditambah lagi, prospek ekspor CPO yang lebih kuat yang akan mendukung sentimen pasar jangka pendek.

"Kami menemukan support di 3.750 Ringgit Malaysia per ton dan resistance di 4.200 Ringgit Malaysia per ton," katanya.

Kepala riset komoditas Sunvin Group yang berbasis di Mumbai Anilkumar Bagani mengatakan Intertek Testing Services memperkirakan ekspor minyak sawit Malaysia pada Juli mencapai 1,24 juta ton atau naik 14,05%, AmSpec memproyeksikan 1,18 juta ton (t7,79 persen).

Sementara Societe Generale de Surveillance memperkirakan ekspor Juli sebesar 1,17 juta ton (naik 9,6%) dari perkiraan masing-masing untuk bulan Juni.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 45 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia