MNC Sekuritas: IHSG Lanjut Terkoreksi, Intip Kisi-Kisi Cuan BEST Hingga JPFA
JAKARTA, investor.id - MNC Sekuritas memprediksi IHSG lanjut terkoreksi pada perdagangan Kamis (3/8/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada rentang support 6.798-6.744 dan resistance 6.966-7.054. Perusahaan efek itu merekomendasikan intip kisi-kisi cuan BEST hingga JPFA.
MNC Sekuritas menjelaskan, IHSG kembali terkoreksi 0,5% ke 6.854 disertai dengan peningkatan volume penjualan, namun koreksinya sempat tertahan MA20. Koreksi dari IHSG sudah mengenai target minimal diberikan di 6.834.
“Untuk itu, cermati pergerakan IHSG hari ini yang diperkirakan akan melanjutkan koreksinya kembali. Karena saat ini sedang berada di bagian dari wave iv dari wave (a) dari wave [iii]. Diperkirakan, koreksi IHSG hari ini rawan untuk menguji 6.793-6.825,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Kamis (3/8/2023).
MNC Sekuritas merekomendasikan intip kisi-kisi cuan BEST hingga JPFA. Berikut trading plan-nya:
BEST - Spec Buy
BEST ditutup menguat ke 162 namun masih didominasi oleh volume penjualan. Selama BEST mampu bergerak di atas 159 sebagai stoplossnya, maka posisi BEST saat ini sudah berada di akhir wave 4 dari wave (3) dan berpeluang menguat untuk membentuk wave 5.
Spec Buy: 160-162
Target Price: 177, 189
Stoploss: below 159
BRMS - Buy on Weakness
BRMS menguat 2,3% ke 175 disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami perkirakan, posisi BRMS masih rawan terkoreksi untuk membentuk wave [iv] dari wave A, manfaatkan koreksi BRMS untuk BoW.
Buy on Weakness: 157-172
Target Price: 184, 200
Stoploss: below 150
SMGR - Buy on Weakness
SMGR menguat 1,5% ke 6,825 disertai dengan volume pembelian yang tinggi, namun penguatan SMGR masih tertahan oleh MA200. Kami memperkirakan, posisi SMGR saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [iii], sehingga SMGR masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 6.575-6.700
Target Price: 6.975, 7.350
Stoploss: below 6.250
JPFA - Sell on Strength
JPFA terkoreksi 2,4% ke 1.240 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Saat ini, posisi JPFA diperkirakan sedang berada pada awal dari wave [c] dari wave 2, sehingga JPFA masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 1.100-1.175.
Sell on Strength: 1.255-1.275
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






