Sudah Terbang 100% dari IPO, Saham Ini Ternyata Diburu Asing
JAKARTA, investor.id - Jumlah Kepemilikan pemodal asing atas saham PT Hillcon Tbk (HILL) terpantau terus bertambah. Per 31 Juli 2023, pemodal asing menggenggam 50.818.700 saham HILL setara 1,72%, atau meningkat dibandingkan per akhir Juni dengan persentase kepemilikan 1,56% alias 45.968.700 saham.
Sedangkan jumlah kepemilikan per akhir Juni juga sudah meningkat dibandingkan 31 Mei yang hanya 0,24% atau 7.134.900 saham.
Berdasarkan laporan registrasi pemegang saham Hillcon (HILL), jumlah pemodal asing per 31 Juli sebanyak 48 pemegang saham yang terdiri dari 38 perorangan dan 10 perseroan terbatas asing. Jumlah pemodal asing itu masih sama dengan per akhir Juni.
Akan tetapi, per penghujung Juli, porsi kepemilikan perseroan terbatas asing meningkat menjadi 50.818.700 saham (1,717%). Sementara, per akhir Juni, porsinya masih 45.663.500 saham (1,548%).
Pemegang saham Hillcon terdiri dari PT Hillcon Equity Management 68,85%, PT Bukit Persada Indonesia 16,5%, dan masyarakat 15%. Penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham Hillcon adalah Hersan Qiu yang juga merupakan direktur utama perseroan.
Adapun pemegang saham perseorangan nasional alias ritel domestik per 31 Juli berjumlah 3.331 pemegang saham. Berkurang dibandingkan per akhir Juni di angka 3.914 pemegang saham.
Saham Hillcon dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai 1 Maret 2023. Kontraktor pertambangan ini sebelumnya menggelar initial public offering (IPO) dengan tanggal efektif 21 Februari. Saham yang ditawarkan ke publik sebanyak 442,3 juta saham di harga Rp 1.250 per saham.
Pada perdagangan sesi I tanggal 3 Agustus, saham Hillcon dibuka stagnan Rp 2.800. Namun di sekitar pukul 09.52 WIB, saham anjlok 2,86% ke Rp 2.720. Kendati sedang melemah, saham Hillcon sudah terbang 117,6% dari harga perdana.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





