Emas Jadi Investasi Teraman, Ini Alasannya
JAKARTA, Investor.id – Investasi emas dinilai paling aman dibandingkan instrumen lain, karena tahan inflasi. Ini menjadi salah satu keuntungan investasi emas.
Hal itu mencuat dalam edukasi pengelolaan keuangan dan investasi emas yang digelar IndoGold, platform investasi emas digital, di Jakarta, akhir pekan lalu. Jakarta menjadi kota keempat dalam rangkaian roadshow tahun ini. Edukasi ini investasi disampaikan oleh Indra Sjuriah, founder & CMO IndoGold.
“Pemahaman finansial yang baik dapat membantu kita untuk membuat keputusan finansial yang tepat. Oleh karena itu, lewat acara ini, kami harap dapat meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya, mewujudkan pola hidup yang hemat,” jelas Indra Sjuriah dalam keterangan resmi, Senin (7/8/2023).
Lebih lanjut Indra menambahkan, pengelolaan keuangan yang baik maka dapat menyisakan sebagian dana untuk menabung dan berinvestasi. Dalam konteks ini, emas dapat dimanfaatkan sebagai investasi yang tahan inflasi.
Di dalam dunia investasi, dia menerangkan, emas dikenal sebagai instrumen investasi yang paling populer karena dinilai sebagai aset kelas yang aman. Terlebih, saat ini, investasi emas dapat memanfaatkan solusi keuangan berbasis teknologi yang mendukung hal tersebut, yakni salah satunya IndoGold.
Saat ini, IndoGold menawarkan produk investasi emas digital dengan biaya yang terjangkau, mulai dari Rp 10 ribu atau setara dengan 0,01 gram. Tabungan emas digital di IndoGold dapat ditukarkan menjadi emas fisik bersertifikat Antam, UBS, EmasKita dan Lotus Archi.
Tidak hanya itu, dia menerangkan, di aplikasi IndoGold juga terdapat fitur emas batangan, yang memungkinkan pengguna membeli emas fisik logam mulia secara langsung dan dapat dikirimkan ke alamat yang telah didaftarkan.
Pada kesempatan tersebut, Indra membagikan beberapa tips bagi peserta yang ingin memulai investasi emas. Pertama, perlu diingat, emas merupakan aset yang dipergunakan untuk tujuan keuangan jangka panjang, minimal 5 tahun.
Dikarenakan jangka panjang, dia menyatakan, tidak perlu memerhatikan naik turunnya harga emas ketika membeli emas secara rutin. Selain itu pula, akan lebih baik memiliki emas dalam gramasi yang besar. Hal ini dikarenakan semakin besar kepingan, semakin efisien biaya produksinya, sehingga biaya sertifikat jauh lebih murah.
“Belilah kepingan emas minimal 5 gram. Kembali lagi dengan konsep bagaimana keuntungan emas didapatkan, yaitu selisih harga jual dan beli. Maka, belilah dengan harga yang murah dengan kepingan gramasi yang besar,” kata Indra.
Di Indra menegaskan bahwa IndoGold berupaya memberikan edukasi literasi keuangan melalui berbagai inisiatif baik secara luring maupun daring dengan menyasar beberapa kelompok seperti para ibu, mahasiswa dan pengguna IndoGold. IndoGold berharap dapat turut berkontribusi dalam pencapaian target literasi dan inklusi keuangan yang dicanangkan oleh pemerintah.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






