IHSG Berbalik Koreksi, Tiga Saham Ini Melesat hingga ARA
JAKARTA, Investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/8/2023), ditutup berbalik melemah 17,56 poin (0,25%) menjadi 6.868,81. IHSG bergerak dalam rentang 6.861,64-6.915,05 dengan nilai transaksi nyaris Rp 8 triliun.
Penurunan indeks dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor teknologi 0,96%, sektor konsumer primer 0,57%, dan sektor material dasar melemah 0,35%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor infrastruktur 0,81%, sektor properti 0,41%, dan sektor tranportasi 0,03%.
Meski IHSG turun, kedua saham berikut ini cetak lonjakan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham yang menggelar listing perdana PT Itsec Asia Tbk (CBYR) naik Rp 35 (35%) menjadi Rp 135. Catatan ARA juga melanda saham PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI) naik Rp 23 (33,82%) menjadi Rp 91 dan PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) naik Rp 60 (24,59%) menjadi Rp 304.
Penguatan juga melanda saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) naik Rp 20 (31,25%) menjadi Rp 84 dan PT Bank J Trust Indonesia Tbk (BCIC) naik Rp 27 (23,28%) menjadi Rp 143.
Sebaliknya pelemahan dalam melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI), PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK), PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA), PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY), PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI), dan PT Graha Mitra Asia Tbk (RELF).
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






