Jumat, 15 Mei 2026

Antisipasi Ledakan Laba Emiten Kuartal IV, Cermati 10 Saham Panas Ini

Penulis : Harso Kurniawan
11 Aug 2023 | 07:00 WIB
BAGIKAN
Pekerja melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pekerja melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, Investor.id – Laba emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi melesat kuartal IV-2023, didorong turunnya belanja pemilu. Pemodal bisa mencermati 10 saham pilihan yang potensial bergerak mengikuti kenaikan kinerja keuangan.

Ke-10 saham itu adalah ASII, BBRI, BNGA, BMRI, BTPS, CTRA, EXCL, MYOR, SMGR, dan TOWR. Saham-saham ini masuk pilihan investasi broker CGS-CIMB Sekuritas.

Broker ini menilai, laba emiten selama semester I-2023 melampaui konsesus analis, dipimpin oleh bank besar dan otomotif. Tren ini diprediksi makin kuat pada paruh kedua, didorong kenaikan konsumsi domestik dan kucuran dana pemilu.  

ADVERTISEMENT

CGS CIMB mencatat, secara keseluruhan, kinerja emiten semester I-2023 sedikit melampaui konsensus analis. Ini ditopang oleh hasil mengesankan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT United Tractors Tbk (UT/UNTR). Ini mampu mengompensasi penurunan kinerja PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).

Laba bersih Mandiri semester I-2023 mencapai 53% dari proyeksi setahun penuh konsensus analis dan CGS CIMB. Sementara itu, laba bersih Astra pada periode itu mencapai 59% dan 56% dari proyeksi setahun penuh CGS CIMB dan konsensus analis, sedangkan UT 68% dan 64%.

Broker ini mencatat, kebanyakan emiten dengan market cap menengah terpukul pada kuartal semester I tahun ini, seperti bank kecil, bank digital, rumah sakit, dan beberapa sektor lainnya. Seiring dengan itu, demikian CGS CIMB, sebanyak 41% perusahaan melaporkan laba bersih di bawah konsensus analis Bloomberg. Jumlah ini naik tajam dari kuartal I-2023 sebesar 31%.

“Kami percaya, perlambatan sejumlah sektor ekonomi menekan kinerja emiten market cap menengah, sedangkan emiten big cap relatif lebih kebal,” tulis broker itu.   

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 35 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 37 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia