Mau Gelar Aksi Penting, BNI (BBNI) Minta Restu
JAKARTA, investor.id - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI berencana melaksanakan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:2.
Manajemen BNI menjelaskan bahwa stock split akan dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang rencananya digelar pada 19 September 2023. Perseroan sudah menerima persetujuan prinsip dari Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 26 Juli 2023.
“Perseroan telah menyampaikan permohonan persetujuan prinsip atas rencana pelaksanaan pemecahan nominal saham (stock split) atas saham perseroan kepada Bursa Efek Indonesia. Atas permohonan tersebut, perseroan telah menerima persetujuan prinsip dari Bursa Efek Indonesia,” terang manajemen BNI dalam keterbukaan informasi dikutip Sabtu (12/8/2023).
Manajemen BBNI mengungkapkan, tujuan utama perseroan dalam melaksanakan stock split untuk meningkatkan demand atas saham perseroan dengan memperluas basis investor.
Stock split akan menyebabkan harga saham perseroan menjadi terjangkau bagi investor perorangan (ritel). Dengan demikian akan meningkatkan jumlah investor yang dapat melakukan transaksi atas saham perseroan.
Sebagai informasi per akhir Juni 2023, komposisi pemegang saham perseroan adalah 60,0% Pemerintah Negara Republik Indonesia, 26,1% investor institusi asing, 9,1% investor institusi domestik, dan 4,8% investor ritel.
Selain itu, jumlah saham perseroan setelah stock split akan bertambah, hal ini akan meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseoan sehingga perdagangan saham perseroan di bursa efek akan lebih aktif.
Rincian Stock Split
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






