Jumat, 15 Mei 2026

Gara-gara Ini, Restrukturisasi Waskita (WSKT) Bisa Terganjal

Penulis : Muawwan Daelami
14 Aug 2023 | 20:38 WIB
BAGIKAN
PT Waskita Karya Tbk (WSKT). (Ilustrasi/Ist)
PT Waskita Karya Tbk (WSKT). (Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, Investor.id - Restrukturisasi utang PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) berpotensi terganjal restu para pemegang obligasi dan vendor. Berbeda dengan kreditur perbankan yang diklaim telah mufakat.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengklaim, restrukturisasi Waskita dengan perbankan sudah hampir sepakat untuk memperpanjang tenor 10 tahun dengan pembayaran pokok dan bunga secara bertahap.

"Restrukturisasi yang paling menantang di Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO). Kita berharap pemegang obligasi kooperatif untuk bisa mengikuti skema perbankan. Memang ini vendor juga akan negosiasi," jelas pria yang dekat disapa Tiko ini di Jakarta, Senin (14/8).

ADVERTISEMENT

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim per 30 Juni 2023, Waskita memiliki utang jangka pendek ke bank sebesar Rp 801 miliar yang terdiri dari PT Bank DKI sebesar Rp 671 miliar, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk sebesar Rp 100 miliar, PT BPR Inti Dana Sukses Makmur sebesar Rp 30 miliar.

Sementara utang usaha, Waskita mengoleksi utang sebesar Rp 7,1 triliun yang berasal dari pemasok sebesar Rp 4 triliun, subkontraktor Rp 2,2 triliun, sewa alat sebesar Rp 352 miliar, upah kerja sebesar Rp 201 miliar, dan lain-lain Rp 190 miliar.

Kemudian utang non-perbankan, emiten konstruksi pelat merah ini mencapai Rp 5,3 triliun yang terdiri atas pihak berelasi, yakni PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar Rp 4,2 triliun dan pihak ketiga sebesar Rp 1,5 triliun.

Konkretnya, Tiko menambahkan, Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas Waskita akan menyelesaikan satu per satu persoalan utang perseroan mulai dari perbankan sampai utang kepada pemegang obligasi dan vendor. 

Inbreng HK
Selain itu, pemerintah berkomitmen untuk menuntaskan tiga tol proyek garapan Waskita yakni Tol Kapal Betung, Bocimi, dan Tol Becakayu melalui Hutama Karya agar selanjutnya proyek-proyek tersebut dapat didivestasi. Sebab, dengan selesainya proyek tol tersebut, maka Waskita akan mendapatkan kas.


"Jadi, PMN itu berpindah bukan ke Waskita secara langsung. Tapi, melalui PT Hutama Karya (Persero) (HK). HK akan masuk ke proyek Waskita. Sebagian akan masuk sebagai cash flow Waskita untuk membayar vendor atau keuangan," ujarnya.

Adapun mekanisme masuknya HK ke Waskita, beber Tiko, akan ditempuh melalui skema inbreng di mana saham pemerintah di Waskita akan dipindahkan kepada HK dengan menggunakan instrumen peraturan pemerintah. Tiko menargetkan, proses inbreng HK dan Waskita bakal rampung pada awal 2024.


"Jadi, gak nambah saham. Inbreng saja. Karena HK bukan perusahaan terbuka. Jadi, gak ada corporate action antara HK dan Waskita," tegasnya.

Di sisi lain, Tiko juga menyebut, pihaknya tengah berdiskusi dengan PT SMI untuk masuk ke proyek Tol Bocimi melalui ekuitas. "Jadi, kita sedang diskusi bagaimana PT SMI bisa secara ekuitas masuk ke Tol Bocimi. Itu merupakan sesuatu yang baik," tutup Tiko.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 41 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 45 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia