Jumat, 15 Mei 2026

Adaro Minerals (ADMR) Rilis Kinerja Semester I, Laba Turun

Penulis : Thresa Sandra Desfika
22 Aug 2023 | 06:23 WIB
BAGIKAN
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR). (Ilustrasi/Ist)
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR). (Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, investor.id - PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) membukukan pendapatan usaha US$ 463,6 juta sepanjang semester I-2023. Angkanya naik sekitar 6% dibandingkan realisasi pada periode sama tahun lalu di US$ 435,65 juta.

Dalam laporan keuangan per 30 Juni 2023, Adaro Minerals mencatatkan lonjakan beban pokok pendapatan 42% menjadi US$ 210,25 juta. Sebelumnya, di paruh pertama 2022, angkanya US$ 148,24 juta.

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 19% dari US$ 202 juta pada semester I-2022 ke posisi US$ 163,51 juta per 30 Juni 2023. Laba per saham jadi US$ 0,0040 per 30 Juni 2023, dari US$ 0,0049 di periode sama tahun lalu.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, dalam keterangan resmi perusahaan dijelaskan bahwa EBITDA operasional 1H23 sebesar US$ 235,1 juta mewakili penurunan 18% yang terjadi akibat penurunan harga jual rata-rata (ASP) dan kenaikan biaya yang terjadi karena kenaikan produksi dan nisbah kupas. Laba inti turun 19% menjadi U$ 168,4 juta.

Tantangan

EBITDA operasional dan laba inti tidak memperhitungkan komponen nonoperasional dan mencerminkan kinerja bisnis inti.

Harga jual rata-rata (ASP) ADMR pada 1H23 turun 25% dari 1H22. Sedangkan, volume produksi pada 1H23 tercatat 2,54 juta ton dengan penjualan yang mencapai 1,82 juta ton, atau masing-masing naik 66% dan 42% dari 1H22.

Presiden Direktur Adaro Minerals (ADMR), Christian Ariano Rachmat mengatakan, perseroan berhasil mencapai kinerja yang memuaskan di tengah tantangan makro yang signifikan.

“Operasi batu bara metalurgi paruh pertama 2023 (1H23) yang baik telah menempatkan perusahaan pada posisi yang baik untuk mencapai target volume tahunan. Kami terus mengembangkan pasar bagi batu bara metalurgi Indonesia, dan tanggapan dari para pelanggan membuat kami yakin akan prospek pertumbuhan,” jelasnya dalam keterangan resmi dikutip Selasa (22/8/2023).

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 19 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia