Jumat, 15 Mei 2026

Soal Merger dengan Pelita Air, Garuda Indonesia (GIAA) Buka Suara

Penulis : Muawwan Daelami
22 Aug 2023 | 14:07 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi pesawat Garuda (GIAA). Ist
Ilustrasi pesawat Garuda (GIAA). Ist

JAKARTA, investor.id - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) buka suara perihal inisiatif Kementerian BUMN yang menyiapkan rencana merger terhadap Garuda Indonesia, Citilink, dan Pelita Air.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan bahwa inisiatif merger tersebut masih dalam tahap diskusi dan belum sampai pada kesimpulan. Sebab, semuanya sedang dianalisa dan dikaji secara matang.

Saat disinggung kemungkinan merger rampung pada tahun depan, Irfan belum bersedia memastikan. "Insya Allah," jawab Irfan singkat kepada Investor Daily, Selasa (22/8/2023).

ADVERTISEMENT

Inisiatif merger Garuda Indonesia bersama Citilink, dan Pelita Air dalam satu klaster penerbangan ini pertama kali disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir saat menjadi pembicara di acara Indonesia Cafetalk dengan tema Indonesia Diaspora Network Bersama Erick Thohir Senin (21/8/2023) kemarin.

Erick menuturkan, klaterisasi di sektor penerbangan merupakan upaya Kementerian BUMN untuk menekan tingginya biaya logistik di Indonesia. Dengan begitu, beban logistik di dunia bisnis diharapkan ke depan semakin ringan.

Sebagai informasi, Citilink sendiri merupakan anak usaha Garuda, sementara Pelita Air merupakan anak usaha Pertamina.

risis Pesawat

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia