Jumat, 15 Mei 2026

Kinerja Optimistis Bangkit, Patrick Walujo Borong Saham GOTO dari Pasar 

Penulis : Parluhutan Situmorang
28 Aug 2023 | 17:12 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: GOTO)
Ilustrasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: GOTO)

JAKARTA, Investor.id -  Patrick Walujo, Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), tiba-tiba memborong sebanyak 62.920.000 saham Seri A GOTO di pasar reguler. Nilai pembelian tersebut setara dengan Rp 6,3 miliar dengan harga pelaksanaan rata-rata  Rp 90,22 per saham.

Dengan pembelian tersebut, Patrick kini menjadi pemegang saham langsung GOTO sebanyak 0,01%. Demikian penjelasan Patrick Walujo dalam pernyataan tertulisnya ke Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (28/8/2023).

Patrick memborong saham GOTO dari pasar secara bertahap dalam kurun waktu perdagangan saham 21 - 23 Agustus 2023.

ADVERTISEMENT
Kinerja Optimistis Bangkit, Patrick Walujo Borong Saham GOTO dari Pasar 
Patrick Walujo. (Foto: Northstar Group)

Berdasarkan data, aksi beli saham ini merupakan langkah pertama Patrick Walujo membeli saham GOTO menggunakan atas nama sendiri. Maklum, meski dikenal sebagai investor awal Gojek, Patrick membenamkan investasinya melalui Northstar Group.  

Tak hanya Patrick, aksi beli ternyata dilakukan anggota  direksi lainnya, yakni  Direktur/Chief Corporate Officer GOTO Pablo Malay. Pablo juga mengakumulasi saham GOTO dari pasar.

Melalui keterbukaan informasi, Pablo membeli sebanyak 15.250.000 saham GOTO dengan harga pelaksanaan Rp  85 per saham, sehingga total dana yang dikucurkan mencapai Rp 1,29 miliar. Setelah transaksi ini tuntas, jumlah kepemilikan saham Pablo melonjak dari 5.789.132 saham menjadi 21.039.132 saham.

Aksi pembelian saham GOTO oleh Pablo Malay tersebut juga dilakukan untuk tujuan investasi, sama seperti yang dilakukan oleh sang CEO.

Sebelumnya, GOTO telah merilis laporan kinerja keuangan semester I -2023. Meski masih membukukan rugi bersih Rp 3,3 triliun selama periode April-Juni 2023, tetapi nilai kerugiannya terus mengecil. Ada perbaikan 56,1%, dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

Sejumlah sekuritas menyematkan rekomendasi Beli karena optimistis target adjusted EBITDA positif tercapai pada kuartal IV-2023. Faktor pertimbangan lainnya adalah kepemimpinan GOTO di bawah Patrick yang bakal konsisten mengurangi bakar uang dan membuat beban usaha lebih efisien, meningkatkan monetisasi dan integrasi ekosistem, serta kemampuan eksekusi secara cepat.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia