Jumat, 15 Mei 2026

Saham Antam (ANTM) Berpeluang Terbang ke Level Ini, Juni Wonowidjojo Awet Koleksi

Penulis : Thresa Sandra Desfika
4 Sep 2023 | 08:19 WIB
BAGIKAN
Proyek pabrik feronikel Antam (ANTM) di Halmahera Timur. (Ilustrasi/Perseroan)
Proyek pabrik feronikel Antam (ANTM) di Halmahera Timur. (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam mencatatkan laba bersih Rp 1,88 triliun di sepanjang semester I-2023. Angkanya tumbuh 24% dari Rp 1,52 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Dalam riset Mandiri Sekuritas yang dipublikasikan 1 September 2023 disebutkan bahwa laba bersih Antam (ANTM) yang hampir Rp 1,9 triliun itu di bawah perkiraan. Hal tersebut dipicu rendahnya harga FeNI dan nickel ore.

Earning yang lemah di bisnis nikel sejalan dengan pemain lain di industri yang sama di tengah pelemahan harga nikel. Namun pemulihan harga FeNi di kuartal 3 seharusnya bisa menopang bottom line di 2H23,” tulis riset Mandiri Sekuritas dikutip Senin (4/9/2023).

ADVERTISEMENT

Sebagai informasi, kontribusi penjualan segmen nikel (produk feronikel dan bijih nikel) pada 1H23 dengan proporsi 34% terhadap total penjualan Antam dengan nilai penjualan mencapai Rp 7,43 triliun, tumbuh 36% dari capaian 1H22 sebesar Rp 5,45 triliun.

Mandiri Sekuritas masih melihat prospek pertumbuhan Antam yang kuat ke depan. Hal tersebut lantai kerja sama potensial dengan CATL, sebagai bagian dari rencana untuk melakukan monetisasi sumber daya nikel ANTM yang besar.

Mandiri Sekuritas merekomedasikan buy ANTM dengan target harga (target price/TP) Rp 3.200. Adapun pada perdagangan Jumat (1/9/2023), saham Antam diparkir di Rp 1.955 atau turun 1,76%.

Juni Wonowidjojo

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia