Jumat, 15 Mei 2026

MNC Sekuritas: IHSG Rawan Terkoreksi, Tangkap Peluang Cuan dari AUTO Hingga TOWR

Penulis : Indah Handayani
11 Sep 2023 | 06:45 WIB
BAGIKAN
Investor menunjukkan harga saham di layar monitor gedung BEI, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)
Investor menunjukkan harga saham di layar monitor gedung BEI, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - MNC Sekuritas memprediksi IHSG rawan terkoreksi pada perdagangan Senin (11/9/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada rentang support 6.869-6.823 dan resistance 7.020-7.053. Perusahaan efek itu merekomendasikan tangkap peluang cuan dari AUTO hingga TOWR.

MNC Sekuritas menjelaskan, IHSG kembali terkoreksi 0,4% ke 6.924 dan masih didominasi oleh volume penjualan, namun penutupan IHSG masih tertahan MA20. Saat ini posisi IHSG sedang berada di awal wave (ii) dari wave [iii].

“Sehingga diperkirakan, IHSG hari ini rawan terkoreksi untuk menguji rentang area 6.737-6.846 sebagai target koreksinya. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan adanya reversal terlebih dahulu ke rentang area 6.946-6.974,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Senin (11/9/2023).

ADVERTISEMENT

MNC Sekuritas merekomendasikan tangkap peluang cuan dari AUTO hingga TOWR. Berikut trading plan-nya:  

AUTO - Spec Buy

AUTO terkoreksi 0,9% ke 3.160 disertai dengan munculnya volume penjualan, pergerakan AUTO pun masih berada di bawah MA20. Posisi AUTO saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave e dari wave (b) pada pola triangle, sehingga penguatan AUTO akan cenderung terbatas.

Spec Buy: 3.080-3.140

Target Price: 3.230, 3.290

Stop Loss: below 3.040

MEDC - Buy on Weakness

MEDC menguat 0,8% ke 1,330 dan disertai oleh volume pembelian. Kami perkirakan, posisi MEDC saat ini masih berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [iii], sehingga MEDC masih rawan koreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 1.210-1.305

Target Price: 1.400, 1.500

Stop Loss: below 1.130

PTBA - Buy on Weakness

PTBA menguat 0,3% ke 2.930 disertai oleh volume pembelian, namun penguatan PTBA masih tertahan MA60. Selama masih mampu bertahan di atas 2.850 sebagai stop lossnya, maka posisi PTBA saat ini sedang berada di awal wave Y dari wave (A).

Buy on Weakness: 2.880-2.910

Target Price: 3.100, 3.260

Stop Loss: below 2.850

TOWR - Spec Buy

TOWR menguat 0,5% ke 1.045 disertai peningkatan volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas 1.020 sebagai stop lossnya, maka posisi TOWR saat ini sedang berada di awal wave iii dari wave (c).

Spec Buy: 1.030-1.045

Target Price: 1.100, 1.130

Stop Loss: below 1.020

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 50 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 60 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia