Jumat, 15 Mei 2026

MNC Sekuritas: IHSG Rawan Tembus Level Terendah, Pantau Potensi Cuan ASII Hingga WOOD

Penulis : Indah Handayani
29 Sep 2023 | 06:45 WIB
BAGIKAN
Pekerja melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pekerja melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - MNC Sekuritas memprediksi IHSG rawan tembus level terendah atau support pada Jumat (29/9/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada support 6.900-6.823 dan resistance 7.046-7.080. Perusahaan efek itu merekomendasikan pantau potensi cuan ASII hingga WOOD.

MNC Sekuritas menjelaskan, IHSG menguat 0,2% ke 6.937 disertai oleh munculnya volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan oleh MA20. Selama belum mampu break area resistance di 7.046, maka posisi IHSG hari ini sedang berada di awal wave (ii) dari wave [iii].

“Sehingga diperkirakan IHSG hari ini akan rawan menembus area support di 6.900 dan akan menuju ke rentang 6.747-6.861,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Jumat (29/9/2023).

ADVERTISEMENT

MNC Sekuritas merekomendasikan pantau potensi cuan ASII hingga WOOD pada hari ini. Berikut trading plan-nya:

ASII - Buy on Weakness

ASII terkoreksi 0,8% ke 6.150 dan masih didominasi oleh volume penjualan, pergerakan ASII pun masih berada di bawah MA200. Kami perkirakan, posisi ASII sedang berada di akhir wave c dari wave (y) dari wave [x], sehingga koreksi ASII akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 6.075-6.125

Target Price: 6.500, 6.750

Stoploss: below 6.050

BBCA - Buy on Weakness

BBCA terkoreksi 0,8% ke 8.875 disertai dengan adanya peningkatan volume penjualan, namun koreksi BBCA tertahan oleh MA200. Posisi BBCA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [ii], sehingga BBCA masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 8.675-8.825

Target Price: 8.975, 9.175

Stoploss: below 8.625

KLBF - Buy on Weakness

KLBF terkoreksi 2,8% ke 1.755 disertai oleh munculnya volume penjualan. Kami perkirakan, posisi KLBF saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (B), sehingga KLBF masih rawan terkoreksi dan dapat dijadikan untuk BoW.

Buy on Weakness: 1.705-1.740

Target Price: 1.830, 1.910

Stoploss: below 1.660

WOOD - Buy on Weakness

WOOD terkoreksi 0,9% ke 458 dan masih didominasi oleh munculnya volume penjualan. Saat ini posisi WOOD diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [iii], sehingga WOOD masih rawan terkoreksi dan dapat dijadikan BoW.

Buy on Weakness: 440-452

Target Price: 478, 500

Stoploss: below 422

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 11 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 49 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 53 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia