Jumat, 15 Mei 2026

Ini Penjelasan BEI Soal Bursa Karbon Sepi Transaksi

Penulis : Indah Handayani
30 Sep 2023 | 10:00 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri BEI dengan latar ilustrasi bursa karbon. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri BEI dengan latar ilustrasi bursa karbon. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Perdagangan Bursa Karbon Indonesia sepi transaksi bahkan hingga nol selama dua hari, yaitu Rabu (27/9/2023) dan Jumat (29/9/2023). Padahal, pada hari pertama, Selasa (26/9/2023), perdagangan ramai transaksi yang tercatat. Mengapa?

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), selaku penyelenggara Bursa Karbon Indonesia, Jeffrey Hendrik menjelaskan, nature bursa karbon memang tidak se-likuid bursa saham. Terlebih, lanjut dia, ini masih tahap awal, jumlah pengguna jasa juga belum cukup banyak.

“Sosialisasi dan pertemuan masih kami lakukan dengan perusahaan potensial. Diharapkan nantinya jumlah demand dan supply akan cukup banyak sehingga bursa karbon akan lebih likuid,” ungkapnya, Jumat (29/9/2023).

ADVERTISEMENT

Pada Jumat (29/9/2023), tercatat nol transaksi dengan 17 pengguna jasa. Sedangkan harga penutupan karbon tercatat sebesar Rp 77 ribu.

Sedangkan pada Selasa (26/9/2023), total Volume transaski tercatat sebanyak 459.953 tCO2 dengan total transaksi sebanyak 22 transaksi dan nilai transaksi sebesar Rp 29,2 miliar. Dengan total pembeli Sebanyak 15 Pengguna Jasa dan total penjual sebanyak 1 pengguna jasa. Dengan demikian, total pengguna jasa (user) Sebanyak 16 Pengguna Jasa.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia