Wall Street Menguat, Didorong Optimisme Kinerja Keuangan
NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street menguat pada Senin (16/10/2023). Bahkan Dow menguat hampir 1%. Didorong optimisme pelaku pasar mengenai kinerja keuangan kuartal III. Mengabaikan kenaikan imbal hasil Treasury Amerika Serikat (AS).
DIkutip dari CNBC internasional, Dow Jones menguat 314,25 poin (0,93%) menjadi 33,984.54, menandai hari terbaik sejak September. Sedangkan S&P 500 naik 1,06% untuk mengakhiri hari di 4,373.63. Sementara itu, Nasdaq Composite bertambah 1,2% menjadi 13.567,98.
Nike dan Travelers Companies memimpin kenaikan Dow Jones. Dengan kenaikan sekitar 2,1%. Seluruh 11 sektor S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi di sesi ini.
Musim laporan keuangan memanas minggu ini dengan 11% dari S&P 500 dijadwalkan untuk melaporkan hasilnya. Beberapa nama terkenal termasuk Johnson & Johnson, Bank of America, Netflix dan Tesla.
Hasil tersebut akan mengikuti awal yang solid pada periode pelaporan. Pialang Charles Schwab menguat 4,7% pada hari Senin setelah melampaui ekspektasi Wall Street untuk laba per saham pada kuartal ketiga. JPMorgan Chase, Wells Fargo dan UnitedHealth naik pada hari Jumat setelah memposting hasil kuartalan terbaru mereka.
Lisa Erickson, wakil presiden senior di U.S. Bank Wealth Management, menyebut, beberapa pelaku pasar di Wall Street bersiap menghadapi volatilitas yang lebih besar menjelang akhir tahun di tengah kenaikan imbal hasil dan harga minyak, inflasi yang tinggi, dan konflik di Timur Tengah. Namun fokus pada pendapatan dapat memberikan optimisme kepada investor dalam jangka pendek.
“Saya benar-benar melihat reli bantuan sedang terjadi. Laporan pendapatan baru-baru ini dan pencernaan pergerakan suku bunga membuat sentimen menjadi relatif lebih positif,” kata Erickson.
Selama akhir pekan, militer Israel terus mendesak warga untuk mengevakuasi Gaza utara di tengah invasi darat yang diantisipasi secara luas. Menteri Luar Negeri Antony Blinken menjanjikan dukungan AS dalam pertemuan dengan Presiden Israel Isaac Herzog pada hari Senin.
Imbal hasil Treasury AS 10 tahun naik sekitar 8 basis poin menjadi 4,712% pada hari Senin. Sementara harga minyak merosot karena investor menganalisis perkembangan terkini dari perang tersebut.
Kenaikan pada hari Senin mengikuti minggu yang beragam untuk indeks-indeks Wall Street. S&P 500 naik 0,5% untuk minggu positif kedua berturut-turut, sementara Dow naik 0,8%. Nasdaq Composite kehilangan sekitar 0,2% untuk minggu lalu.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






