Emiten Ini Umumkan Investasi Mitsui, Sahamnya Sudah Naik 122%, Ada Rencana Stock Split
JAKARTA, investor.id - PT Sekar Laut Tbk (SKLT) mengumumkan bahwa Mitsui & Co Ltd yang berbasis di Jepang telah mencapai kesepakatan untuk berinvestasi di PT Pangan Lestari, anak usaha dari SKLT.
“Mitsui telah mencapai kesepakatan untuk berinvestasi di PT Pangan Lestari, salah satu perusahaan distribusi makanan dan logistik rantai pendingin terkemuka di Indonesia,” jelas keterangan resmi Sekar Laut dikutip Selasa (17/10/2023).
Direksi Sekar laut mengungkapkan bahwa pada 16 Oktober 2023 dilakukan penandatanganan perjanjian antara Sekar Laut dan Mitsui. Tujuan perjanjian terkait masuknya investasi dari Mitsui di Pangan Lestari dengan nilai setoran modal Mitsui Rp 150 miliar.
“Dampak kejadian adalah perubahan kepemilikan perseroan (Sekar Laut) di Pangan Lestari dari 99,9% menjadi 77,8%,” papar Direksi Sekar Laut.
Mereka juga menyebutkan bahwa pelaksanaan investasi diperkirakan sebelum 31 Desember 2023.
Melalui investasinya di Pangan Lestari, Mitsui akan mendorong peningkatan fungsi distribusi dan efisiensi logistik untuk dapat membantu memecahkan masalah sosial seperti penurunan kualitas produk dalam perjalanan dan mengurangi kepadatan lalu lintas.
Mitsui juga akan berkontribusi untuk meningkatkan kualitas kehidupan sehari-hari konsumen Indonesia melalui perluasan bisnis Pangan Lestari dengan memanfaatkan pengetahuan dan keahliannya dalam bisnis distribusi makanan dan logistik rantai pendingin.
Pangan Lestari sendiri mendistribusikan berbagai produk makanan, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga produk makanan beku kepada pengecer besar, restoran, hotel, dan pelanggan lainnya di seluruh Indonesia dengan memanfaatkan rantai logistik suhu ruang dan pendingin yang kuat.
Pangan Lestari memiliki fasilitas pengembangan produk sendiri yang disebut dengan pusat inovasi PL yang mengembangkan menu/resep hingga solusi yang mempergunakan produk-produk yang didistribusikan oleh Pangan Lestari.
Sekar Laut adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri, pertanian, perdagangan, dan pembangunan khususnya dalam industri kerupuk, saos, dan bumbu masak. Produk-produknya dipasarkan dengan merek FINNA.
Sementara itu, saham SKLT ditutup melemah 1,59% ke Rp 4.330 pada perdagangan 16 Oktober. Dalam satu minggu saham ini turun 17,52%. Tetapi, selama periode year to date (ytd), SKLT terbang 122,05%.
Stock Split
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler

