Krakatau Steel (KRAS) dan Baowu Group Zhongnan Teken Kerja Sama Rp 18,8 Triliun
17 Okt 2023 | 20:33 WIB
JAKARTA, investor.id – PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dan Baowu Group Zhongnan, perusahaan baja yang merupakan BUMN China, menandatangani nota kesepahaman kerja sama reaktivasi fasilitas hulu Iron and Steel Making (ISM) senilai US$ 1,2 miliar atau setara Rp 18,8 triliun. Kerja sama ini dalam rangka pengembangan steel long product.
“Estimasi nilai investasi yang diperlukan untuk melaksanakan kerja sama tahap pertama dengan kapasitas 2 juta ton baja per tahun ini sebesar US$ 1,2 miliar,” kata Direktur Utama Krakatau Steel Purwono Widodo dalam keterangan tertulis, Selasa (17/10/2023).
Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim serta Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam acara Indonesia China Business Forum di Beijing, Senin (16/10/2023).
Purwono menjelaskan, kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan steel long product yang dimulai dari hulu, memproduksi baja billet dan pengembangan hilir untuk rolling mill dalam bentuk wire rod mill pada tahap pertama.
Selain itu, fasilitas manufaktur baja akan dibangun secara otomatis, cerdas, dan ramah lingkungan dengan memperkenalkan teknologi dan peralatan baru untuk membangun ekosistem baja dan mendorong perkembangan pesat industri baja di Indonesia.
“Untuk tahap pertama akan dibangun pabrik dengan kapasitas 2 juta ton per tahun dan bisa ditingkatkan kapasitasnya di masa depan sampai dengan 4 juta per tahun,” jelas dia.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler



