Jumat, 15 Mei 2026

ESSA Buka-bukaan Kinerja, Laba Bersih Drop 90%

Penulis : Thresa Sandra Desfika
18 Okt 2023 | 13:43 WIB
BAGIKAN
ESSA. Foto: IST
ESSA. Foto: IST

JAKARTA, investor.id - PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA)/(dh PT Surya Esa Perkasa Tbk) merilis kinerja keuangan hingga kuartal III-2023.

ESSA melaporkan pendapatan sebesar US$ 233 juta, turun 58% year on year (yoy). EBITDA sebesar US$ 66,1 juta, turun 75% yoy.

Dalam laporan keuangannya terungkap laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$ 9,76 juta periode Januari-September 2023. Turun jauh 90,6% dari US$ 104,64 juta pada periode yang sama tahun lalu.

ADVERTISEMENT

“Pendapatan yang lebih rendah terutama didorong oleh harga komoditas yang lebih rendah dan penghentian sementara pabrik amoniak untuk pemeliharaan terjadwal yang dilakukan pada 1Q23. ESSA terus fokus pada pengurangan biaya yang dapat dikendalikan dan meningkatkan operasional yang handal,” terang manajemen ESSA dalam keterangan resmi, Rabu (18/10/2023).

Harga realisasi amoniak ESSA telah turun sebanyak 58% menjadi rata-rata US$ 378/mt yoy pada 9M23 dibandingkan 9M22 yang dipicu oleh penurunan harga komoditas global yang dimulai pada awal 2023 yang didorong oleh permintaan yang menurun akibat kenaikan tingkat harga pada tahun 2022.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia