Jumat, 15 Mei 2026

Aksi Co-founder Goto Bikin Investor Cemas, Saham Bisa ke Titik Nadir

Penulis : Harso Kurniawan
23 Okt 2023 | 07:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: GOTO)
Ilustrasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: GOTO)

JAKARTA, Investor.id – Rencana divestasi saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) oleh para pendiri membuat para investor cemas. Mereka khawatir saham GOTO akan turun ke titik nadir Rp 50, jika hal itu direalisasikan.

Berdasarkan riset JP Morgan, dikutip Minggu (23/10/2023), Goto telah menyampaikan kemungkinan divestasi saham tiga co-founder dalam keterbukaan informasi kepada bursa. Ini menjadi kejutan negatif dan menimbulkan pertanyaan lanjutan di kalangan investor.  

Perinciannya, William Tanuwijaya, co-founder and co-chairman, Goto kemungkinan menjual 3,1 miliar saham seri A senilai Rp 185 miliar dalam jangka menengah, setara 15% saham yang dia miliki. Selanjutnya, Andre Soelistyo, co-founder and deputy chairman, berpotensi menjual 998 juta saham seri A Goto senilai Rp 60 miliar, mewakili 10% saham yang dimiliki.

ADVERTISEMENT

Terakhir, Kevin Aluwi, co-founder Goto, tapi tak lagi berada di perusahaan, telah menjual sebagian saham seri A Goto dengan alasan diversifikasi. Dia kemungkinan bisa menjual lagi saham Goto.

“Kami pikir ketidakpastian dari divestasi manajemen dan founder Goto akan terus membayangi harga saham dalam jangka menengah,” tulis JP Morgan.

JP Morgan menilai, rencana divestasi saham pentolan Goto akan menjadi risiko penurunan besar saham perseroan. Maka wajar jika para investor khawatir saham GOTO tergelincir ke Rp 50, level terendah di perdagangan saham reguler.

Apalagi, menurut JP Morgan, William Tanuwijaya sebelumnya telah menjual 332 juta saham GOTO semala 9-13 Oktober 2020 di harga rata-rata Rp 79. Namun, di sisi lain, CEO Goto Patrick Walujo memborong saham perseroan sebanyak 148 juta pada 16 Oktober 2023 dengan harga rata-rata Rp 68.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 22 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 26 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia