Jumat, 15 Mei 2026

Kinerja Nusa Palapa (NPGF) Makin Kuat Berkat Pabrik Baru 

Penulis : Harso Kurniawan
23 Okt 2023 | 08:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT Nusa Palapa Gemilang Tbk. (ist)
Ilustrasi PT Nusa Palapa Gemilang Tbk. (ist)

JAKARTA, Investor.id - Kinerja keuangan PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) diprediksi makin kuat dengan performa keuangan bertumbuh pesat pada semester II-2023. Hal ini ditopang tuntasnya pembangunan pabrik pupuk baru dengan dua set mesin dry granulation, Juli 2023.

Manajemen perseroan dalam penjelasan resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI) beberapa waktu lau menyebutkan, pabrik baru tersebut lebih efisien dan sudah mulai beroperasi secara komersial. Pabrik itu menerima pesanan pupuk dari sejumlah pelanggan korporasi (business to business/B2B).  Bahkan, pabrik tersebut telah menerima pesanan, sehingga utilisasi mencapai 100% hingga kuartal III-2023.

“Selain kehadiran pabrik baru, perseroan terus memastikan pertumbuhan kinerja keuangan dengan pengembangan pasar, terutama free market segmen perkebunan maupun nonperkebunan. Penguatan segmen B2B juga akan mengembangkan pasar dengan model bisnis business to consumer (B2C),” tulis manajemen Nusa Palapa, belum lama ini.

ADVERTISEMENT

Seorang sumber menyebutkan, tuntasnya pembangunan pabrik baru hingga sudah mulai beroperasi akan menjadi titik balik pertumbuhan perseroan ke depan. “Kami memperkirakan kinerja keuangan perseroan segera pulih dan mencatatkan pertumbuhan lebih pesat dalam beberapa kuartal mendatang,” kata dia, Minggu malam (22/10/2023).

Pulihnya kinerja keuangan, terang dia, akan berimbas terhadap pergerakan harga saham NPGF yang diprediksi segera bangkit dari level terendahnya. Berdasarkan data BEI, saham NPGF telah berada di level Rp 50 sejak 13 Oktober 2023.

Hingga semester I-2023, perseroan membukukan lonjakan laba bersih sebanyak 1.057% dari Rp 2,3 miliar menjadi Rp 22,78 miliar. Meski demikian pendapatan perseroan turun  91% dari Rp 98,19 miliar menjadi Rp 8,76 miliar. Liabilitas perseroan juga turun menjadi Rp 32,2 miliar, dari periode sama tahun lalu Rp 195,7 miliar.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 10 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 20 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia