Kinerja Nusa Palapa (NPGF) Makin Kuat Berkat Pabrik Baru
JAKARTA, Investor.id - Kinerja keuangan PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) diprediksi makin kuat dengan performa keuangan bertumbuh pesat pada semester II-2023. Hal ini ditopang tuntasnya pembangunan pabrik pupuk baru dengan dua set mesin dry granulation, Juli 2023.
Manajemen perseroan dalam penjelasan resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI) beberapa waktu lau menyebutkan, pabrik baru tersebut lebih efisien dan sudah mulai beroperasi secara komersial. Pabrik itu menerima pesanan pupuk dari sejumlah pelanggan korporasi (business to business/B2B). Bahkan, pabrik tersebut telah menerima pesanan, sehingga utilisasi mencapai 100% hingga kuartal III-2023.
“Selain kehadiran pabrik baru, perseroan terus memastikan pertumbuhan kinerja keuangan dengan pengembangan pasar, terutama free market segmen perkebunan maupun nonperkebunan. Penguatan segmen B2B juga akan mengembangkan pasar dengan model bisnis business to consumer (B2C),” tulis manajemen Nusa Palapa, belum lama ini.
Seorang sumber menyebutkan, tuntasnya pembangunan pabrik baru hingga sudah mulai beroperasi akan menjadi titik balik pertumbuhan perseroan ke depan. “Kami memperkirakan kinerja keuangan perseroan segera pulih dan mencatatkan pertumbuhan lebih pesat dalam beberapa kuartal mendatang,” kata dia, Minggu malam (22/10/2023).
Pulihnya kinerja keuangan, terang dia, akan berimbas terhadap pergerakan harga saham NPGF yang diprediksi segera bangkit dari level terendahnya. Berdasarkan data BEI, saham NPGF telah berada di level Rp 50 sejak 13 Oktober 2023.
Hingga semester I-2023, perseroan membukukan lonjakan laba bersih sebanyak 1.057% dari Rp 2,3 miliar menjadi Rp 22,78 miliar. Meski demikian pendapatan perseroan turun 91% dari Rp 98,19 miliar menjadi Rp 8,76 miliar. Liabilitas perseroan juga turun menjadi Rp 32,2 miliar, dari periode sama tahun lalu Rp 195,7 miliar.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.Tag Terpopuler
Terpopuler

