Jumat, 15 Mei 2026

Pendapatan Garuda (GIAA) Naik 48%, Masih Bukukan Rugi Bersih

Penulis : Thresa Sandra Desfika
1 Nov 2023 | 07:35 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi pesawat Garuda (GIAA). Ist
Ilustrasi pesawat Garuda (GIAA). Ist

JAKARTA, investor.id - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) masih mencatatkan rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$ 72,38 juta dalam periode Januari-September 2023 (Rp 1,12 triliun dengan asumsi kurs sekitar Rp 15.500/USD pada 30 September 2023).

Angka tersebut berputar jauh dari periode yang sama tahun 2022, di mana Garuda (GIAA) mencetak laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$ 3,7 miliar. Saat itu laba Garuda ditopang pendapatan dari restrukturisasi utang dan keuntungan dari restrukturisasi pembayaran.

Meski demikian, per 30 September 2023, pendapatan usaha Garuda sebesar US$ 2,23 miliar. Meningkat 48,3% dari US$ 1,50 miliar pada 30 September 2022.

ADVERTISEMENT

Hingga akhir kuartal ketiga tahun ini pendapatan usaha GIAA terdiri dari pendapatan penerbangan berjadwal US$ 1,72 miliar, penerbangan tidak berjadwal US$ 274,25 juta, dan lainnya US$ 234,91 juta.

Beban usaha Januari-September 2023 jadi US$ 1,99 miliar. Lebih besar 7,1% dari US$ 1,85 miliar pada periode yang sama tahun 2022.

Beban usaha paling besar hingga kuartal III-2023 masih beban operasional penerbangan mencapai US$ 1,13 miliar. Dan kontribusi paling jumbonya berasal dari bahan bakar US$ 695,18 juta. Naik dari per akhir kuartal III-2022 yang saat itu berjumlah US$ 544,20 juta.

Proyeksi

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia