Jumat, 15 Mei 2026

Investor Kurang Bergairah, Bitcoin Sideways

Penulis : Indah Handayani
6 Nov 2023 | 14:30 WIB
BAGIKAN
Tiruan fisik dari sebuah mata uang virtual Bitcoin di Dortmund, Jerman barat, pada 27 Januari 2020. ( Foto: Ina Fassbender / AFP )
Tiruan fisik dari sebuah mata uang virtual Bitcoin di Dortmund, Jerman barat, pada 27 Januari 2020. ( Foto: Ina Fassbender / AFP )

JAKARTA, investor.id - Banyak investor tampaknya cenderung pesimistis mengenai prospek pasar kripto. Bitcoin (BTC) secara konsisten gagal untuk bertahan di atas level US$ 35 ribu dan bergerak sideways saat ini. Bahkan, menyebabkan sebagian pelaku pasar mengambil keuntungan mereka dari Bitcoin dan beralih ke aset kripto alternatif seperti XRP, yang pada gilirannya mendorong harga XRP lebih tinggi.

Trader Tokocrypto Fyqieh Fachrur menjelaskan, meskipun terdapat volatilitas yang terlihat dalam harga Bitcoin, pembelian terus berlanjut, ditandai oleh peningkatan volume perdagangan sebesar 16% dalam sebulan terakhir. Ini menunjukkan bahwa Bitcoin tetap menjadi pilihan yang menarik bagi investor, meskipun situasi pasar saat ini yang datar.

“Sementara itu, minggu mendatang tampaknya akan lebih tenang dalam hal jadwal kegiatan. Meskipun begitu, pasar masih dapat menghadapi beberapa tingkat volatilitas karena para trader menantikan perkembangan signifikan dari pertemuan antara Ripple dan SEC yang akan datang,” ungkap Fyqieh, Senin (6/11/2023).

ADVERTISEMENT

Menurut Fyqieh, komunitas kripto tengah bersiap untuk mengikuti DC Fintech Week, yang dimulai pada 6 November, dengan CEO Ripple, Brad Garlinghouse, dan Ketua SEC, Gary Gensler, sebagai pembicara utama. Mengingat kasus hukum yang sedang berlangsung antara Ripple dan SEC terkait klasifikasi XRP sebagai sekuritas, para pendukung kripto ini menantikan debat yang mungkin sengit dan wawasan insider yang dapat memengaruhi harga XRP.

Selain itu, lanjut Fyqieh, Ketua yhe Fed Jerome Powell, akan menjadi pembicara dalam 24th Jacques Polak Annual Research Conference pada Kamis (9/11/2023). Kemungkinan Powell akan kembali mengungkapkan pandangan The Fed dalam mengatasi inflasi di Amerika Serikat.

Perkembangan terbaru dari The Fed tetap membuka kemungkinan untuk pengetatan kebijakan yang lebih lanjut, dan kami yakin bahwa batas untuk kenaikan suku bunga saat ini lebih tinggi dibandingkan beberapa bulan yang lalu, yang dapat berdampak pada harga Bitcoin dan pasar kripto ke depan.

“Saat ini, Bitcoin Fear & Greed Index masih menunjukkan dominasi sentimen Greed dengan peningkatan poin yang signifikan. Pada Senin (6/11/2023), indeks mencapai 74 poin, naik dari 70 poin pada hari sebelumnya,” papar Fyqieh.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 22 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 26 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia