Investor Kurang Bergairah, Bitcoin Sideways
Fyqieh menilai, kenaikan ini mencerminkan semakin tingginya minat investor terhadap pasar Bitcoin, meskipun pasar saat ini sedang dalam fase konsolidasi dan terus mengalami akumulasi aset. Ini menunjukkan bahwa minat terhadap Bitcoin tetap tinggi, bahkan dalam situasi pasar yang stagnan seperti saat ini.
Fyqieh memprediksi BTC cenderung koreksi. Momentum kenaikan Bitcoin mengalami perlambatan yang cukup signifikan setelah mengalami hambatan pada level mingguan sebesar US$ 35,060. Secara teknis, trennya saat ini cenderung datar dan menunjukkan kecenderungan untuk mengalami koreksi.
Menurut indikator Relative Strength Index (RSI) pada grafik mingguan, Bitcoin saat ini berada dalam kondisi overbought (jenuh beli) dan juga menunjukkan adanya divergensi bearish yang jelas antara dua puncak harga terakhir. Sinyal-sinyal ini semakin memperkuat kemungkinan adanya penolakan harga dari zona US$ 35 ribu.
“Karena itu, level US$ 35.060 menjadi sangat penting untuk diamati dalam minggu ini. Di sisi lain, jika terjadi break di atas level tersebut, hal ini dapat memicu reli yang lebih besar menuju level resistance di US$ 36 ribu,” ucap Fyqieh.
Lebih lanjut Fyqieh mengatakan, peningkatan harga Bitcoin yang baru-baru ini terjadi telah mengundang minat banyak investor kembali ke pasar kripto. Namun, pandangan tentang apakah kita telah memasuki fase bullish yang baru ataukah ini hanyalah jebakan bullish lainnya bisa beragam di kalangan investor.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






