Janu Putra Sejahtera (AYAM) IPO, Buka Harga Rp 100-110, Ini Sosok Pengendalinya
JAKARTA, investor.id - PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM) bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 800 juta saham atau 20%.
Masa penawaran awal (bookbuilding) pada 10-16 November 2023, di mana perseroan membuka harga di kisaran Rp 100-110 per saham. Sehingga nilai IPO saham ini maksimal Rp 88 miliar.
Perkiraan masa penawaran umum pada 24-28 November dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 30 November. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah UOB Kay Hian Sekuritas.
Pemegang saham Janu Putra Sejahtera (AYAM) saat ini adalah Singgih Januratmoko 98%, Sova Marwati 1%, dan Fadhl Muhammad Firdaus 1%.
Pihak pengendali dan ultimate beneficiary owner (UBO) dari Janu Putra Sejahtera (AYAM) adalah Singgih Januratmoko. Selanjutnya, sampai dengan tanggal prospektus diterbitkan, perseroan tidak memiliki perjanjian yang dapat mengakibatkan perubahan pengendali.
Singgih Januratmoko merupakan komisaris perseroan. Ia wanga Negara Indonesia, berusia 47 tahun. Menjabat sebagai komisaris utama perseroan sejak tahun 2021 dengan pengangkatan terakhir pada tahun 2023 untuk masa jabatan lima tahun.
Singgih juga merupakan anggota DPR RI Komisi VI (sejak 2019). Memperoleh gelar sarjana kedokteran hewan dari Universitas Gajah Mada pada tahun 1999.
Dana IPO
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





