Wall Street Rebound saat Imbal hasil Obligasi AS Stabil
NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street rebound pada Jumat (10/11/2023). Saat imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) stabil. Penguatan indeks-indeks tersebut menempatkan rata-rata mingguan dalam jalur positif pada pekan ini.
Dikutip dari CNBC internasional, Dow Jones Industrial Average menguat 391 poin (1,15%) menjadi 34.282,1. Sedangkan S&P 500 naik 1,56% menjadi 4.415,24. Sementara itu, Nasdaq Composite terkerek 2,05% menjadi 13.798,11. Indeks yang sarat teknologi ini menorehkan hari terbaiknya sejak bulan Mei.
Saham-saham rebound setelah imbal hasil obligasi sempat melonjak karena aksi jual pada Kamis (9/11/2023). Hal itu menghentikan kenaikan beruntun terpanjang untuk S&P 500 dan Nasdaq Composite dalam dua tahun. Secara mingguan, S&P 500 naik lebih dari 1%, sedangkan Nasdaq bersiap untuk naik 2%. 30 saham Dow naik 0,6%.
Patokan imbal hasil obligasi AS 10-tahun berada di sekitar garis datar setelah melonjak lebih dari 10 basis poin pada Kamis. Hal itu dipicu oleh lelang obligasi Departemen Keuangan dan komentar dari Ketua The Fed Jerome Powell tentang kemungkinan diperlukannya lebih banyak intervensi untuk meredam inflasi.
Namun, perekonomian masih lebih tangguh dari perkiraan. Hal ini telah membantu ekuitas meskipun ada ketidakpastian kapan The Fed mungkin akan melakukan pemotongan suku bunga, menurut UBS.
“Tingginya tingkat lowongan pekerjaan yang tidak terisi dan neraca sektor swasta yang solid mendukung pandangan kami akan pendaratan ekonomi yang ‘lunak’. Namun, pertumbuhan ekonomi kemungkinan akan melambat dalam beberapa bulan ke depan dan perbaikan inflasi lebih lanjut mungkin akan terjadi secara bertahap,” tulis kepala ekuitas AS UBS David Lefkowitz dalam catatannya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






