Jumat, 15 Mei 2026

Harga Batu Bara Bullish, Dipicu Sinyal Peningkatan Permintaan

Penulis : Indah Handayani
11 Nov 2023 | 06:00 WIB
BAGIKAN
Pengangkutan batu bara di laut. Foto ilustrasi: Defrizal
Pengangkutan batu bara di laut. Foto ilustrasi: Defrizal

JAKARTA, investor.id – Harga batu bara lagi-lagi naik pada Jumat (10/11/2023). Dipicu sinyal peningkatan permintaan batu bara dari China dan India.  

Pada Jumat (10/11/2023), harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka November 2023 naik US$ 0,25 menjadi US$ 123,25 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Desember 2023 naik US$ 0,75 menjadi US$ 129,50 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Januari 2024 terkerek US$ 1 menjadi US$ 133 per ton.

Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, harga batu bara Rotterdam untuk kontrak berjangka November 2023 turun US$ 1,85 menjadi US$ 124,70. Sementara itu, kontrak berjangka Desember 2023 terkoreksi US$ 3,05 menjadi US$ 116,55. Serta, kontrak berjangka Januari 2024 jatuh US$ 3,35 menjadi US$ 112,75.

ADVERTISEMENT

Research and Development ICDX Girta Yoga mengatakan, harga batu bara bergerak pada tren cenderung bullish. sentiment utama yang mempengaruhi pergerakan harga batu bara datang dari sinyal peningkatan permintaan batu bara dari negara-negara Asia, terutama China dan India. Selain itu, belahan bumi utara juga mulai memasuki musim dingin yang berpotensi meningkatkan permintaan akan komoditas energi.

“Harga batu bara bergerak pada resistanceUS$ 140 per ton dan support US$ 100 per ton,” ungkap Yoga kepada Investor Daily, Jumat (10/11/2023).

Yoga menyebut, sepanjang pekan kedua November, harga batu bara terpantau menguat sebesar 3,36%. Sedangkan sepanjang November hingga penutupan pekan kedua, harga batu bara mengalami penguatan sebesar 4,73%. “Dilihat secara year to date (ytd) hingga penutupan pekan kedua November, harga batu bara berada pada tren bearish dengan penurunan mencapai 68,43%,” tambah Yoga.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 21 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia