Jumat, 15 Mei 2026

Garuda (GIAA) Sahamnya Terbang, Samudera (SMDR) Tak Berdaya

Penulis : Thresa Sandra Desfika
14 Nov 2023 | 16:37 WIB
BAGIKAN
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). FOTO: Ruht Semiono/Suara Pembaruan.
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). FOTO: Ruht Semiono/Suara Pembaruan.

JAKARTA, investor.id - Indeks Transportasi (IDXTRANS) meningkat 1,36% pada perdagangan Selasa (14/11/2023). Dipimpin dengan persentase kenaikan tertinggi adalah saham PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) +34,51% ke Rp 152.

Setelah itu ada saham PT Temas Tbk (TMAS) +7,79%, saham PT Steady Safe Tbk (SAFE) +5,26%, saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) +4,60%, dan saham PT Trimuda Nuansa Citra Tbk +4,21%.

Namun demikian, sejumlah saham terpantau stagnan, seperti saham PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) yang tetap di Rp 284 dan saham PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) yang betah ditutup di Rp 63.

ADVERTISEMENT

Sedangkan, saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) menjadi saham yang jatuh paling dalam di sektor transportasi dengan -2,63%, kemudian saham PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) -2,31%, saham PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) -1,83%, saham PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk -0,94%, dan saham PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) -0,76%.

HELI

Sekedar informasi, PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) atau Jati Group sendiri merupakan perusahaan yang melayani jasa penyewaan helikopter untuk memenuhi kebutuhan penggunaan helikopter yang terus meningkat di Indonesia.

Saat ini, perusahaan memiliki armada yang luas dan salah satu penyedia penerbangan helikopter bisnis dan penyewaan helikopter pribadi di Indonesia. 

Per 30 September 2023, Jaya Trishindo (HELI) mencatatkan pendapatan Rp 35,04 miliar. Lebih besar dari periode yang sama tahun 2022 di Rp 30,56 miliar.

Namun, perseroan membukukan rugi tahun berjalan Rp 11,4 miliar per akhir kuartal ketiga tahun ini. Dari raihan laba tahun berjalan Rp 1,41 miliar dalam 9 bulan 2022.

Pemegang saham Jaya Trishindo per 31 Oktober 2023, yakni PT Startel Communication 47,82%, PT Komala Tri Varia 20,5%, UOB Kay Hian Pte Ltd A/C 10,18%, PT Anugerah Bumiputra 13,12%. Masyarakat nonwarkat memiliki 8,38% saham.

Jumlah pemegang saham per akhir Oktober sebanyak 965 pihak. Dan penerima manfaat akhir dari kepemilikan sahamnya, yakni Edwin Widjaja (yang juga presiden direktur perseroan) dan Gouw Erene Goetama (menjabat pula komisaris utama perseroan).

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 36 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 40 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 3 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia