Jumat, 15 Mei 2026

Harga CPO Lagi-Lagi Menguat, Didukung Penguatan Minyak Kedelai

Penulis : Indah Handayani
16 Nov 2023 | 05:46 WIB
BAGIKAN
ilustrasi CPO  (FOTO: REUTERS/Hasnoor Hussain)
ilustrasi CPO (FOTO: REUTERS/Hasnoor Hussain)

JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) lagi-lagi menguat pada Rabu (15/11/2023). Memperpanjang kenaikan selama tiga hari beruntun. Didukung penguatan harga minyak kedelai di Chicago dan Dalian.

Berdasarkan data BMD pada penutupan Rabu (15/11/2023), kontrak berjangka CPO untuk November 2023 menguat 41 Ringgit Malaysia menjadi 3.800 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Desember 2023 naik 73 Ringgit Malaysia menjadi 3.898 Ringgit Malaysia per ton.

Sementara itu, kontrak berjangka CPO Januari 2024 melesat 74 Ringgit Malaysia menjadi 3.978 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Februari 2024 bertambah 75 Ringgit Malaysia menjadi 4.018 Ringgit Malaysia per ton.

ADVERTISEMENT

Sedangkan kontrak berjangka CPO Maret 2024 terkerek 71 Ringgit Malaysia menjadi 4.034 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO April 2024 naik 70 Ringgit Malaysia menjadi 4.028 Ringgit Malaysia per ton.

“Minyak saingan (minyak kedelai) yang kuat mengangkat patokan acuan (CPO),” kata seorang analis yang berbasis di Kuala Lumpur dikutip dari Hellenicshippingnews.

Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 naik 0,45%. Kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian, DBYcv1, naik 2,17%, sedangkan kontrak minyak sawit DCPcv1 meningkat 3,08%.

Harga kedelai berdampak pada harga minyak kedelai, yang bersaing dengan minyak sawit untuk mendapatkan pangsa pasar minyak nabati global.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia