Usaha Patungan Astra (ASII) dan Bisnis Data Center
JAKARTA, investor.id - PT Astra International Tbk (ASII) mengungkapkan perkembangan terkini usaha patungannya (joint venture/JV) dengan Equinix, perusahaan digital infrastruktur dunia. Usaha patungan itu saat ini masih dalam tahap membangun data center.
Dalam public expose ASII 2023 baru-baru ini, Direktur Astra Santosa menjelaskan, perseroan saat ini sedang membangun data center yang pertama, tahap satu.
“Kami harapkan akan selesai keseluruhannya dengan total luasan sekitar 5.300 m2, yang nantinya bisa memiliki 1.600 kabinet, untuk melayani perusahaan-perusahaan multinasional maupun domestik di Indonesia,” papar Santosa dikutip Selasa (21/11/2023).
Ia menambahkan bahwa data center tersebut ditargetkan bisa beroperasi secara komersial pada akhir 2024.
“Kami harap topping off dapat dilakukan sebelum akhir tahun ini dan commercial operation dapat dimulai pada akhir 2024 atau awal 2025,” ungkapnya.
Usaha Patungan
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






