Harga Minyak Anjlok, Dipicu Pembebasan Sandera di Gaza
HOUSTON, investor.id – Harga minyak anjlok pada Jumat (24/11/2023). Dipicu pembebasan beberapa sandera di Gaza mengurangi premi risiko geopolitik. Meski demikian, harga minyak mencatatkan kenaikan mingguan menjelang pertemuan OPEC+ pada pekan depan untuk memutuskan pengurangan produksi pada 2024.
Dikutip dari Reuters, minyak mentah berjangka Brent turun 84 sen (1%) menjadi US$ 80,58 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun US$ 1,56 (2%) dari penutupan Rabu (22/11/2023) menjadi US$ 75,54. Tidak ada penyelesaian untuk WTI pada hari Kamis karena libur Thanksgiving di Amerika Serikat (AS).
Kelompok sandera pertama yang dibebaskan dari penawanan di Gaza kembali ke Israel pada hari Jumat (24/11/2023). Pada hari pertama dari rencana gencatan senjata selama empat hari di mana pertukaran sandera lebih lanjut dengan tahanan Palestina akan dilakukan.
“Fakta bahwa mereka menindaklanjutinya sangat signifikan dalam mengurangi premi risiko,” kata John Kilduff, partner di Again Capital LLC di New York.
Kedua kontrak tersebut mengalami kenaikan mingguan pertamanya dalam lima minggu terakhir. Karena OPEC+ bersiap menghadapi pertemuan yang akan membahas agenda penurunan produksi setelah harga minyak turun baru-baru ini. Hal ini disebabkan kekhawatiran permintaan dan meningkatnya pasokan, terutama dari produsen non-OPEC.
Kelompok OPEC+, yang terdiri dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, mengejutkan pasar pada Rabu (22/11/2023) dengan menunda pertemuan dari semula 26 November menjadi 30 November setelah produsen kesulitan mencapai konsensus mengenai tingkat produksi.
OPEC+ semakin mendekati kompromi dengan produsen minyak Afrika mengenai tingkat produksi 2024, tiga sumber OPEC+ mengatakan kepada Reuters.
“Hasil yang paling mungkin terjadi saat ini tampaknya adalah perpanjangan dari pemotongan yang sudah ada,” kata analis IG Tony Sycamore.
Penundaan yang mengejutkan ini pada awalnya membuat kontrak berjangka Brent turun sebanyak 4% dan WTI sebanyak 5% dalam perdagangan intraday pada Rabu lalu. Perdagangan tetap tenang selama hari libur AS pada Kamis (23/11/2023).
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






