Jumat, 15 Mei 2026

Ini Peringkat untuk Sektor Teknologi, Singgung GOTO dan Bukalapak (BUKA)

Penulis : Jauhari Mahardhika
27 Nov 2023 | 13:31 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi teknologi digital. (Image by Freepik)
Ilustrasi teknologi digital. (Image by Freepik)

JAKARTA, investor.id – Ekonomi digital Indonesia telah berkembang pesat, yang didorong oleh tingginya penetrasi internet dan meningkatnya adopsi fintech. Meski ada tantangan ekonomi dan pergeseran strategis dalam e-commerce dan layanan on-demand menuju profitabilitas, ekonomi digital siap untuk mengalami pertumbuhan yang signifikan, terutama pasca pemilihan presiden.

Perusahaan-perusahaan teknologi Indonesia, yang menghadapi sensitivitas terhadap harga konsumen, memprioritaskan profitabilitas dibandingkan pertumbuhan basis pengguna, seperti yang terlihat pada nilai transaksi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) yang menurun.

“Fokusnya adalah mencapai EBITDA positif yang disesuaikan, sebelum mengupayakan peningkatan nilai transaksi demi efisiensi,” tulis analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Christopher Rusli dalam risetnya.

ADVERTISEMENT

Menurut dia, pasca pandemi, sektor teknologi berkembang pesat karena suku bunga bank sentral yang mendukung perekonomian sangat rendah. Namun, hal ini menyebabkan inflasi, mendorong kenaikan suku bunga yang kini berdampak buruk pada perusahaan-perusahaan dengan pertumbuhan tinggi, sehingga perkiraan tren suku bunga menjadi penting untuk prediksi kinerja teknologi.

Saham GOTO dan BUKA 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia