Net Sell Mengecil, Asing Masuk ke Saham-Saham Ini
JAKARTA, investor.id – Investor asing kembali mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) saham di seluruh pasar Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/11/2023), namun nilainya mengecil hanya sebesar Rp 49,3 miliar. Adapun total net sell sepanjang tahun berjalan ini mencapai Rp 13,5 triliun.
Asing melakukan net sell pada saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) di pasar reguler hari ini. Nilai net sell MDKA Rp 52,3 miliar, AMMN Rp 49,1 miliar, dan BMRI Rp 46,3 miliar.
Sebaliknya, investor asing masuk ke saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). Asing mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 89,9 miliar pada saham BBRI. Sedangkan net buy BBNI Rp 41,9 miliar dan TLKM Rp 40 miliar.
Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup turun tipis 4,9 poin (0,07%) ke level 7.036. Total transaksi mencapai Rp 10,1 triliun. Sebanyak 235 saham naik, 300 saham terkoreksi, dan 226 saham stagnan.
Sebagian sektor saham terkoreksi. Pelemahan terbesar terjadi pada sektor infrastruktur 0,9%. Diikuti, penurunan sektor barang konsumsi primer 0,8%, sektor barang konsumsi non primer 0,1%, dan sektor industri 0,08%.
Sedangkan penguatan terbesar terjadi pada sektor barang baku yang meningkat 1,5%. Diikuti, kenaikan sektor transportasi 1%, sektor kesehatan 0,5%, sektor energi 0,5%, dan sektor teknologi 0,2%.
Saat IHSG hari ini turun tipis, saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) malah melesat dan masuk top gainers. PYFA melejit 24,8% hingga membentur batas auto rejection atas (ARA). Harga sahamnya menjadi Rp 980. Sedangkan CUAN melesat 9,1% menjadi Rp 8.025.
Selain PYFA dan CUAN, ada tiga saham lainnya yang juga naik kencang. Ketiganya adalah saham PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX) melejit 20% menjadi Rp 60, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) melesat 10,7% menjadi Rp 196, dan PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) meningkat 9,4% menjadi Rp 81.
Sementara itu, PT Puri Global Sukses (PURI) jatuh paling dalam dan memimpin top losers. PURI terpangkas 24,9% hingga sentuh auto rejection bawah (ARB). Diikuti, PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) jatuh 14,1%, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) turun 9,7%, PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) melemah 8,4%, dan PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) terkoreksi 7,7%.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






