Puradelta Lestari (DMAS) Penuhi Target Marketing Sales Rp 1,8 Triliun
JAKARTA, investor.id - Pengembang Kota Deltamas, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), optimistis mampu memenuhi target prapenjualan (marketing sales) tahun ini sebesar Rp 1,8 triliun. Hingga akhir September 2023, prapenjualan perseroan telah mencapai Rp 1,37 triliun.
“Pada periode sembilan bulan pertama tahun ini, perseroan sudah meraih marketing sales sekitar 76,16% dari target tahun ini,” kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan Puradelta Lestari Tondy Suwanto Tondy dalam Public Expose Live, Rabu (29/11/2023).
Menurut Tondy, kemampuan perseroan merealisasikan marketing sales sampai kuartal III-2023 tersebut disokong oleh tingginya permintaan terhadap lahan industri dan kontribusi penjualan sektor hunian dan komersial. “Karena itu, kami optimistis akan bisa menutup target marketing sales ini dengan capaian 100%,” tegas dia.
Saat ini, dirinya mengklaim, permintaan terhadap lahan industri masih cukup tinggi di kisaran 90 hektare. Sebanyak 35% di antaranya merupakan permintaan lahan industri yang berasal dari industri pusat data atau data center.
Selain industri data center, Tondy menyebut, perseroan juga menerima permintaan dari berbagai sektor industri lain seperti FMCG (Fast Moving Consumer Goods), sektor logistik, dan industri otomotif.
Untuk merespons tingginya permintaan atas lahan industri tersebut, Tondy menambahkan, perseroan terus meningkatkan fasilitas infrastruktur dan kemudahan akses. “Hal ini kami lakukan untuk mewujudkan Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern ramah lingkungan dan pusat aktivitas regional di timur Jakarta,” ujar dia.
PT Puradelta Lestari Tbk merupakan pengembang kawasan terpadu Kota Deltamas yang berlokasi di Cikarang Pusat, dengan luas area sekitar 3.200 hektare. Kota Deltamas merupakan kawasan pengembangan bernilai tinggi di timur Jakarta dengan lokasi strategis, cadangan lahan luas, akses tol langsung, serta fasilitas dan infrastruktur memadai.
Pemegang saham mayoritas dan pengendali dari Puradelta Lestari adalah PT Sumber Arusmulia (57,28%), yang merupakan bagian dari Sinar Mas Land, dan Sojitz Corporation (25,00%), perusahaan general trading dari Jepang dengan jaringan di lebih dari 50 negara di dunia.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

